Bank Bibit Jadi Inovasi Aku Hatinya PKK di Desa Huta Padang



PADANGSIDIMPUAN, kiprahkita.com Pemanfaatan pekarangan tak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi peluang ekonomi masyarakat. Di Desa Huta Padang, inovasi bank bibit didorong sebagai salah satu pengembangan program Aku Hatinya PKK menuju desa yang mandiri.


Hal itu disampaikan Ketua Pokja III TP PKK Kota Padangsidimpuan, Nurhamidah Nasution, S.P., saat Pembinaan Desa/Kelurahan Binaan Persiapan Pelaksanaan Evaluasi Tahun 2026 Kategori Aku Hatinya PKK di Kantor Balai Desa Huta Padang, Senin (10/8/2026).



Nurhamidah menjelaskan, bank bibit memiliki konsep berbeda dengan bank sampah. Masyarakat didorong menghasilkan bibit tanaman dari pekarangan rumah untuk kemudian dikelola dan diperjualbelikan.


“Yang kita beli bibit, yang kita jual bibit. Jadi sistemnya ini kita buat Ibu PKK desa yang mengelola, dengan sistem pra-koperasi,” jelasnya.


Bibit yang tersedia di rumah warga dapat dikembangkan menggunakan polybag. Selanjutnya, bibit tersebut dapat dijual sehingga memiliki nilai ekonomi dan tidak terbuang begitu saja.


Menurut Nurhamidah, pengelolaan bank bibit juga dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat sekaligus membangun kas melalui sistem pra-koperasi.


“Kalau ini kita laksanakan, bibit-bibit di rumah itu tidak terbuang,” katanya.
Selain bank bibit, pembinaan juga mendorong pengembangan desa wisata dengan rencana pembangunan tiga pondok angkringan dan seteleng. Konsep tersebut diharapkan sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkarya.


Potensi lainnya adalah pengelolaan lingkungan melalui penyediaan karung sampah serta pemanfaatan hasil pekarangan menjadi produk bernilai tambah, seperti keripik labu siam.


Nurhamidah menegaskan, berbagai inovasi tersebut tidak boleh berhenti hanya untuk kepentingan evaluasi.


“Bukan untuk mencari juara. Tapi semoga nanti kegiatan ini berkesinambungan, lanjut terus sampai nanti ini bisa menjadi desa yang mandiri, sampai kepada desa yang maju,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan pentingnya dokumentasi dan narasi setiap kegiatan sebagai bagian dari pelaporan dan evaluasi. Pembinaan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat Aku Hatinya PKK di Desa Huta  Padang.*

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar