HJK Padang ke-357 Resmi Ditutup, Fadly Amran Dorong Padang Menuju Kota Kreatif UNESCO


PADANG, kiprahkita.com Rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 resmi berakhir. Wali Kota Padang Fadly Amran menutup seluruh rangkaian kegiatan sekaligus Padang Fashion Summit (PFS) di The ZHM Premiere Hotel, Senin malam (10/8/2026).


Penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian HJK Padang yang telah berlangsung sejak 6 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.”


Beragam kegiatan yang digelar selama peringatan HJK tahun ini menjadi ruang promosi potensi Kota Padang, sekaligus mempertemukan unsur pemerintah, pelaku ekonomi kreatif, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat.




Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia serta berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian HJK Padang ke-357.


Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.


“Terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah berkontribusi. Berbagai kegiatan dalam rangkaian HJK tahun ini telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Fadly.


Ia menilai, penyelenggaraan HJK Padang menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi kota, terutama sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Gastronomi, fashion, seni pertunjukan, hingga desain dinilai memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi baru Kota Padang.


Fadly menegaskan, Pemerintah Kota Padang terus mendorong terwujudnya Padang sebagai Kota Kreatif UNESCO. Untuk mewujudkan visi tersebut, diperlukan penguatan berbagai subsektor ekonomi kreatif secara berkelanjutan.


Menurutnya, gastronomi memiliki posisi strategis karena tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga menyimpan sejarah, budaya, tradisi, kreativitas, serta identitas masyarakat.


Begitu pula dengan fashion dan seni pertunjukan yang dapat menjadi bagian dari ekosistem kreatif sekaligus memperkuat daya tarik wisata Kota Padang.


“Kita ingin Padang tumbuh sebagai kota kreatif yang memiliki identitas kuat. Gastronomi, desain, seni pertunjukan, dan fashion harus terus kita kembangkan dan kolaborasikan,” tegasnya.


Sementara itu, Padang Fashion Summit menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian penutupan HJK Padang ke-357. Kehadiran PFS memperlihatkan upaya pemerintah kota memperluas ruang bagi pelaku industri kreatif untuk menampilkan karya sekaligus membangun jejaring.


Dengan berakhirnya rangkaian HJK ke-357, Pemerintah Kota Padang berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Berbagai potensi yang telah ditampilkan selama perayaan diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi program dan gerakan nyata.


HJK Padang ke-357 pun tidak sekadar menjadi perayaan hari jadi kota, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat identitas Padang sebagai kota yang kreatif, berbudaya, berdaya saing, dan semakin siap menuju jejaring Kota Kreatif UNESCO.


Versi Ringkas

Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi menutup rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 sekaligus Padang Fashion Summit (PFS), di The ZHM Premiere Hotel, Senin malam (10/8/2026).


Penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan HJK Padang yang berlangsung sejak 6 Agustus 2026, dengan mengusung tema Taste of Padang Experience : Road to Gastronomy City.


Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian HJK Padang tahun ini. Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar berlangsung sukses dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.


Ia menegaskan, Pemerintah Kota Padang terus mendorong terwujudnya Padang sebagai Kota Kreatif UNESCO. Untuk itu, berbagai subsektor ekonomi kreatif seperti gastronomi, desain, seni pertunjukan, dan fashion perlu terus dikembangkan. *

Baca Juga

http://www.kiprahkita.com/2026/08/seminar-kepenulisan-di-pesantren-kauman.html

Posting Komentar

0 Komentar