Ir. Irwan A, M.Si Resmi Pimpin PPNP Periode 2026–2030

LIMAPULUH KOTA, kiprahkita.com Ir. Irwan A, M.Si resmi dipercaya memimpin Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) sebagai Direktur periode 2026–2030. Pelantikan tersebut dilakukan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Prof. Brian Yuliarto, di Graha Diktisaintek Lantai 2, Gedung Kementerian Diktisaintek, Jakarta, Selasa (18/8/2026).


Pelantikan Irwan A menjadi babak baru dalam perjalanan kepemimpinan PPNP. Bagi sivitas akademika kampus vokasi pertanian tersebut, sosok Irwan bukanlah nama baru. Ia telah memiliki pengalaman panjang dalam tata kelola dan kepemimpinan di lingkungan PPNP.




Sebelumnya, pada periode 2014–2018, ketika PPNP dipimpin Ir. Gusmalini, Irwan dipercaya sebagai Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan. Pengalaman tersebut kemudian berlanjut pada periode 2022–2026, saat ia mengemban amanah sebagai Wakil Direktur II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum.


Putra Rao-Rao Luhak Nan Tuo, Kabupaten Tanah Datar, tersebut kini mendapat kepercayaan untuk memegang tampuk pimpinan tertinggi di PPNP. Pengalaman di berbagai bidang diharapkan menjadi modal penting dalam membawa kampus tersebut semakin maju dan adaptif menghadapi tantangan pendidikan tinggi.


Dalam prosesi pelantikan itu, Irwan A dilantik bersama dua pimpinan perguruan tinggi lainnya, yakni Rektor Universitas Sembilanbelas November Kolaka dan Direktur Politeknik Maritim Negeri Indonesia. Selain itu, Mendiktisaintek juga melantik sejumlah pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.


Dalam amanatnya, Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.


“Jadikan pelantikan ini sebagai momentum untuk penguatan kepemimpinan dan tata kelola pendidikan tinggi, sains, dan teknologi,” ujar Brian.


Menurutnya, perguruan tinggi juga perlu memastikan kurikulum yang diterapkan selaras dengan kebutuhan dunia nyata. Pembelajaran berbasis pengetahuan harus terus diperluas, sementara riset diarahkan untuk mendukung berbagai prioritas pembangunan nasional.


Brian menekankan tiga prinsip yang harus menjadi landasan perguruan tinggi dalam menjalankan perannya, yakni inklusif, adaptif, dan berdampak.


Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepemimpinan baru PPNP untuk terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi, penelitian, inovasi, serta keterhubungan perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.


Pada kesempatan itu, Mendiktisaintek juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pemimpin perguruan tinggi periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.


Estafet kepemimpinan PPNP pun kini beralih dari Ir. John Nefri, M.Si yang telah memimpin institusi tersebut selama periode 2022–2026 kepada Ir. Irwan A, M.Si untuk periode 2026–2030.


Dengan pengalaman yang dimilikinya di lingkungan PPNP, Irwan diharapkan mampu melanjutkan berbagai capaian yang telah dibangun sekaligus menghadirkan terobosan baru untuk memperkuat posisi PPNP sebagai perguruan tinggi vokasi pertanian yang unggul dan relevan dengan kebutuhan pembangunan.


Sivitas akademika dan masyarakat pun menaruh harapan agar kepemimpinan Irwan A membawa PPNP semakin berprestasi, maju, unggul, serta memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian dan pembangunan Indonesia.*

Posting Komentar

0 Komentar