Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengambil langkah preventif untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Riau dan Kalimantan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, BPBD Kota Padangsidimpuan bersama sejumlah stakeholder, termasuk TNI, Polri, dan TP PKK, melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat di enam titik wilayah Kota Padangsidimpuan, Selasa (08/09/2026).
Sebanyak 500 masker dibagikan pada enam lokasi, yakni Simpang Tiga Palopat Pijorkoling, Simpang Silandit, Simpang Tugu Siborang, Pos Kota, Simpang Tiga Sadabuan, serta depan Terminal Batunadua.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padangsidimpuan, Dedi Iriansyah, SE,M.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam melindungi masyarakat dari potensi dampak kesehatan akibat kabut asap.
“Berdasarkan instruksi, arahan, dan bimbingan Bapak Wali Kota Padangsidimpuan, kita bekerja sama dengan TNI, Polri, dan Ibu-Ibu PKK untuk melakukan pembagian masker di enam titik wilayah Kota Padangsidimpuan,” ujar Dedi.
Menurutnya, pembagian masker diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi paparan kabut asap sekaligus menunjukkan kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Kami berharap melalui pembagian masker ini masyarakat dapat terlindungi dan terhindar dari penyakit maupun dampak kesehatan akibat kabut asap yang berada di wilayah Kota Padangsidimpuan,” katanya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan darurat terpadu Pemko Padangsidimpuan dalam merespons fenomena kabut asap, sekaligus memastikan perlindungan kesehatan masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah. *

0 Komentar