PADANG PANJANG — Sebanyak 10 santriwati Madrasah Aliyah Swasta Kulliyatul Mu’allimat Al-Islamiyyah (MAS KMI) Diniyyah Puteri Padang Panjang resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Acara pelepasan berlangsung khidmat di Aula Zainuddin Labay, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Yayasan Rahmah El Yunusiyyah, Direktur Bayan Language Centre, Kepala Madrasah beserta para wakil, Majelis Guru, seluruh santriwati, serta orang tua dari para santriwati yang akan berangkat.
Keberangkatan 10 santriwati tersebut menjadi bagian dari keberhasilan program Jalur Muadalah atau penyetaraan ijazah antara MAS KMI Diniyyah Puteri dan Universitas Al-Azhar. Melalui jalur ini, lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke Al-Azhar Kairo tanpa mengikuti tes masuk.
Kesempatan tersebut menjadi langkah penting bagi para santriwati untuk melanjutkan perjalanan akademik sekaligus memperluas pengalaman keilmuan di salah satu pusat pendidikan Islam terkemuka di dunia.
Sepuluh santriwati yang akan melanjutkan pendidikan di Al-Azhar berasal dari sejumlah bidang studi. Lima santriwati memilih Program Studi Syari’ah Islamiyyah, yakni Yelsinafisa, Khairun Nisa, Dhafina Fitra Syamila, Afrina, dan Fira Ahmad.
Sementara itu, Zahra Amalia Athirah melanjutkan ke Ushuluddin konsentrasi Tafsir dan ‘Aisyah Muthi’ah ke Ushuluddin konsentrasi Hadits. Bidang kedokteran dipilih Aliffa Fahima, sedangkan Salsabila Luthfi Asturi Hasibuan dan Rizkillah Almirah Purnama mengambil Syari’ah Islamiyyah.
Suasana pelepasan berlangsung penuh haru sekaligus semangat. Para santriwati tidak hanya membawa bekal akademik, tetapi juga doa dan harapan dari keluarga, guru, serta seluruh keluarga besar Diniyyah Puteri.
Melanjutkan pendidikan ke Mesir menjadi momentum untuk menjemput impian sekaligus memperkuat tradisi keilmuan Islam yang telah mereka dapatkan selama menempuh pendidikan di Diniyyah Puteri.
Jalur Muadalah yang telah terjalin antara MAS KMI Diniyyah Puteri dan Universitas Al-Azhar juga menjadi salah satu bentuk penguatan akses pendidikan bagi lulusan untuk melanjutkan studi ke jenjang internasional.
Bagi para santriwati, perjalanan menuju Kairo bukan sekadar keberangkatan menuju tempat baru. Lebih dari itu, mereka akan memasuki lingkungan akademik dan budaya yang berbeda, sekaligus dituntut mampu menjaga nama baik almamater serta terus mengembangkan potensi diri.
Doa dan dukungan pun mengiringi keberangkatan mereka menuju Bumi Kinanah. Semoga perjalanan menuntut ilmu di Tanah Anbiya tersebut berjalan lancar dan menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam meraih cita-cita.
Kesepuluh santriwati diharapkan mampu menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga akhlak, serta membawa semangat dan nilai-nilai pendidikan Diniyyah Puteri selama menempuh studi di Universitas Al-Azhar.
Dari Padang Panjang menuju Kairo, langkah mereka dimulai. Sebuah perjalanan untuk menjemput ilmu, menggapai cita-cita, dan kelak kembali membawa manfaat bagi umat dan bangsa.*

0 Komentar