Tinggal beberapa hari lagi, agenda suksesi kepemimpinan di tubuh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Pasaman Barat, akan berlangsung. Dua aktivis PWI mendaftar dan bersaing merebut kursi ketua di tubuh organisasi kewartawanan tingkat kabupaten itu.
Dua aktivis PWI Pasaman Barat yang memiliki peluang sama dan berebut aspirasi anggota lainnya di ajang konferensi PWI Pasaman Barat nantinya adalah, Buyung bersama M. Junir Sikumbang, jelas Ketua penyelenggara konferensi, Altas Maulana di Simpang Empat, Minggu (11/10).
Junir Sikumbang, pendaftar pertama Jumat (9/10) dan dBuyung, yang menyerahkan berkas pencalonan pada Sabtu (10/10). Kedua bakal calon menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia Konferensi Kabupaten Luar Biasa (Konferkablub) PWI Pasaman Barat di Sekretariat PWI, Jalan Soekarno-Hatta, Simpang Empat.
Pendaftaran tersebut, jelas Altas, menjadi bagian dari tahapan menuju pemilihan Ketua PWI Pasaman Barat periode 2026-2029. Keduanya membawa gagasan masing-masing untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan profesionalisme wartawan di daerah itu.
Junir Sikumbang mengusung pembenahan internal sebagai salah satu agenda utama. Ia ingin mengaktifkan kembali konsolidasi organisasi yang menurutnya telah lama vakum, sekaligus mempererat komunikasi dan kebersamaan antaranggota.
“Salah satu agenda yang ingin kita wujudkan apabila terpilih adalah mengaktifkan kembali konsolidasi organisasi yang telah lama vakum,” kata Junir.
Selain konsolidasi, Junir menargetkan seluruh anggota PWI Pasaman Barat memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Buyung, mengusung slogan “Bersama Membangun PWI yang Lebih Kuat”. Ia menekankan pentingnya soliditas anggota, transparansi organisasi, serta perjuangan terhadap perlindungan dan kesejahteraan wartawan. (gmz)

0 Komentar