Harga Sawit di Pasaman Barat Turun Jadi Rp2.900 per Kilogram

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat pembelian di Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, turun menjadi Rp2.900 per kilogram. Harga tersebut terkoreksi Rp20 dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp2.920 per kilogram.


Penurunan harga ini mengikuti perubahan harga dari pabrik yang menjadi acuan pembelian sawit dari petani. Kondisi tersebut turut memengaruhi pendapatan petani dari hasil penjualan panen.




Andi (26), admin di salah satu lokasi pembelian sawit di Simpang Empat, mengatakan harga pembelian dapat berubah mengikuti perkembangan harga dari pabrik.


“Kalau harga dari pabrik berubah, harga pembelian di sini juga ikut menyesuaikan,” kata Andi.


Harga Turun Rp200 Dibandingkan Bulan Lalu

Jika dibandingkan dengan bulan lalu, penurunan harga sawit di Pasaman Barat mencapai Rp200 per kilogram. Saat itu, harga TBS masih berada di kisaran Rp3.100 per kilogram, sedangkan saat ini berada di level Rp2.900 per kilogram.


Penurunan tersebut berdampak pada nilai penjualan yang diterima petani. Besarnya pendapatan tetap bergantung pada jumlah TBS yang dijual dan harga yang berlaku saat transaksi.


Rian (35), salah seorang petani sawit, mengakui penurunan harga memengaruhi hasil penjualan panennya.


“Sekarang harganya memang turun, jadi hasil yang diterima dari penjualan sawit juga ikut berkurang,” ujarnya.


Pembelian Sawit Capai 30 Ton Sehari

Di lokasi pembelian di Simpang Empat, volume TBS yang masuk dari petani umumnya mencapai sekitar 15 ton per hari. Pada hari-hari tertentu, jumlah tersebut dapat meningkat menjadi 25 hingga 30 ton, bergantung pada pasokan yang dibawa petani.


Menurut Andi, jumlah sawit yang masuk saat ini cenderung menurun dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, aktivitas pembelian tetap berlangsung setiap hari dengan volume yang berubah-ubah.


Pasokan sawit dipengaruhi hasil panen petani, sementara harga pembelian mengikuti perubahan harga dari pabrik. Pergerakan harga dan jumlah panen menjadi faktor yang menentukan nilai penjualan yang diterima petani.


Bagi petani, penurunan harga per kilogram berarti nilai penjualan dapat berkurang meskipun jumlah TBS yang dijual tetap sama.*

Posting Komentar

0 Komentar