Di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan Kota Sawahlunto, upaya menjaga keharmonisan terus diperkuat. Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, membuka secara resmi Dialog Kerukunan Umat Beragama yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sawahlunto di Hotel Khas Ombilin.
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan langkah strategis untuk memperkuat komunikasi lintas agama dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wawako Jeffry menegaskan bahwa kerukunan yang telah terjalin di Sawahlunto merupakan keistimewaan yang wajib dijaga bersama.
“Keharmonisan antarumat beragama merupakan salah satu keistimewaan Sawahlunto yang perlu dipelihara bersama. Karena itu, pemerintah, FKUB, Kementerian Agama, dan tokoh lintas agama perlu memperkuat upaya pencegahan potensi perpecahan sejak dini,” ujar Wawako Jeffry.
Ia mendorong agar peran FKUB dapat dioptimalkan melalui kegiatan yang relevan dan menyentuh langsung masyarakat, seperti dialog kerukunan dan kemah lintas agama, agar komunikasi serta pemahaman antarumat terus terbangun.
“Sehingga Pemerintah Kota Sawahlunto mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang berkontribusi pada penguatan kerukunan umat beragama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Kota Sawahlunto, Zainul Arizal Datuak Bandaro Putih, mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan lintas generasi.
“Upaya antisipasi sejak dini diperlukan agar persatuan yang terpelihara saat ini dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” ungkapnya.
Dialog kerukunan ini berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, dengan total peserta sebanyak 80 orang yang terbagi dalam dua angkatan. Peserta terdiri dari perwakilan agama, penyuluh agama kecamatan, dan pengurus masjid.Jar_Kominfo_Swl*

0 Komentar