Kominfo Tanah Datar - Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengingatkan para pejabat manajerial yang baru dilantik agar menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati saat pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, di Gedung Indojolito, Jumat (16/10/2026).
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan kepercayaan yang harus dibuktikan melalui hasil kerja nyata.
“Jabatan itu adalah amanah, kepercayaan, sekaligus tanggung jawab. Amanah ini harus kita buktikan melalui kerja nyata, bukan hanya dengan kata-kata,” tegas Bupati.
Ia mengingatkan, jabatan tidak seharusnya membuat seseorang merasa lebih tinggi dari orang lain. Sebaliknya, semakin besar tanggung jawab yang diberikan, semakin besar pula kewajiban untuk melayani masyarakat.
“Jangan karena jabatan kita merasa lebih tinggi. Justru semakin tinggi jabatan, semakin besar tanggung jawab kita untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Bupati meminta pejabat yang baru dilantik agar mampu bekerja proaktif dan tidak selalu menunggu instruksi pimpinan ketika menghadapi persoalan di lapangan.
Setiap pejabat harus memahami tugas dan tanggung jawabnya serta berani mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan semuanya menunggu arahan Bupati. Pahami persoalan di lapangan, koordinasikan dengan kepala bagian dan staf, kemudian rumuskan solusi. Kalau ada persoalan, segera tindak lanjuti,” pesannya.
Menurutnya, keberhasilan seorang pejabat tidak cukup diukur dari banyaknya laporan yang disampaikan, tetapi dari sejauh mana persoalan dapat diselesaikan dan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi.
“Yang kita butuhkan adalah hasil nyata. Setiap pekerjaan harus jelas targetnya, jelas indikator keberhasilannya, dan harus dievaluasi secara berkala,” lanjutnya.
Bupati jugamengingatkan agar setiap perangkat daerah menghindari ego sektoral dan mengedepankan kerja sama.
“Jangan bekerja sendiri-sendiri dan jangan menganggap keberhasilan itu sebagai keberhasilan pribadi. Kita bekerja sebagai satu tim untuk mencapai tujuan bersama,” pesannya.
Bupati juga meminta para pimpinan memberikan teladan kepada bawahannya, bukan hanya melalui instruksi, tetapi melalui kedisiplinan, keterlibatan langsung, dan tindakan nyata dalam menyelesaikan pekerjaan.
Pemanfaatan media sosial dan inovasi digital juga perlu terus dikembangkan untuk menyampaikan informasi serta mempermudah masyarakat mengakses layanan pemerintah.
Perhatian khusus juga diberikan kepada jajaran pemadam kebakaran. Bupati menekankan perlunya memperhatikan kesejahteraan personel, kelayakan armada, kecepatan respons, serta edukasi keselamatan kebakaran bagi masyarakat.
“Ketika terjadi kebakaran, masyarakat harus bisa menghubungi petugas dengan mudah dan cepat. Jangan sampai masyarakat kesulitan hanya untuk mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Ia berharap pelayanan pemadam kebakaran semakin profesional, sigap, dan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain persoalan kinerja, Bupati turut mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi pejabat dan seluruh pegawai pemerintah daerah.
Pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau medical check-up (MCU), menurutnya, merupakan langkah pencegahan untuk menjaga kondisi pegawai agar tetap mampu menjalankan tugas dengan baik.
“Pemeriksaan kesehatan ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan kondisi kesehatan kita tetap terjaga. Kalau ada masalah, bisa diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Bupati mengingatkan bahwa kesehatan tidak boleh diabaikan karena menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. (San/ET)*

0 Komentar