MTsN Raih Juara 3, Lomba Solo Song Festival Literasi Kota Padang Panjang


PADANG PANJANG, kiprahkita.com –Prestasi membanggakan kembali diraih peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN). Ananda Qisti berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Festival Literasi yang digelar di Lapangan Bancah Laweh, Padang Panjang, Jumat (30/10/2026).


Keberhasilan Qisti menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTsN. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan semangat peserta didik dalam mengembangkan kemampuan literasi serta berpartisipasi dalam kegiatan positif yang mendorong kreativitas dan potensi generasi muda.



Kepala MTsN, Firmawati Anwar, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pencapaian yang diraih Qisti. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan berani menunjukkan potensi diri.


Keluarga besar MTsN turut menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan tersebut.


“Selamat kepada ananda Qisti atas prestasi yang diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang.”


Prestasi Qisti diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan budaya literasi, mengembangkan kreativitas, serta mengharumkan nama madrasah melalui berbagai kegiatan dan kompetisi.


Selamat dan sukses untuk ananda Qisti. Terus berkarya dan berprestasi!


Sebanyak 23 pelajar berusia 13–17 tahun dari Padang Panjang, Batipuh, dan X Koto (Pabasko) unjuk kemampuan dalam Lomba Solo Song Tingkat Pelajar pada Festival Literasi IV Kota Padang Panjang di Lapangan Bancalaweh, Jumat (30/10/2026).


Bunda Literasi Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri mengatakan, lomba ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat sekaligus menunjukkan bahwa literasi memiliki keterkaitan erat dengan seni dan ekspresi diri.


"Literasi tidak hanya tentang membaca dan menulis. Lewat lagu, anak-anak muda belajar memahami makna kata, merasakan pesan, dan menyampaikannya kepada orang lain. Kami berharap lomba ini menjadi ruang bagi pelajar untuk berani tampil dan mengasah kemampuannya," ujarnya.


Menurutnya, keikutsertaan peserta dari tiga daerah mencerminkan semangat generasi muda untuk berkarya sekaligus saling bertukar pengalaman. Kegiatan serupa perlu terus digelar agar potensi dan bakat pelajar dapat berkembang secara optimal.


Dalam perlombaan tersebut, setiap peserta membawakan dua lagu pilihan bebas. Ketentuan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan karakter vokal, kreativitas, dan kemampuan terbaik melalui lagu yang dikuasai.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri, Teguh Pratama berdasarkan tiga kriteria utama, yakni vokal, improvisasi, dan perform. Aspek vokal meliputi intonasi, artikulasi, phrasing, dan dinamika.


Teguh menjelaskan, penilaian dilakukan secara menyeluruh agar kemampuan peserta tidak hanya diukur dari teknik bernyanyi, tetapi juga dari kreativitas dan penghayatan saat tampil.

"Vokal menjadi dasar penilaian, mulai dari intonasi, artikulasi, phrasing, dan dinamika. Selain itu, kami menilai improvisasi dan perform, yaitu bagaimana peserta membawakan lagu dan menghidupkan panggung. Karena itu, peserta perlu menguasai teknik sekaligus mampu menampilkan penghayatan," jelasnya.


Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, juara I diraih peserta dari SMAN 3 Padang Panjang dengan nilai 173. Juara II diraih peserta dari SMP 3 Padang Panjang dengan nilai 162. Sedangkan juara III diraih peserta dari MTsN Padang Panjang dengan nilai 153.


Teguh berharap perlombaan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta, terutama dalam melatih kepercayaan diri saat tampil di depan umum serta memotivasi mereka untuk terus mengembangkan kemampuan bernyanyi. (mg/aulia/irma/iman /ys) *

Posting Komentar

0 Komentar