KOTA PARIAMAN, kiprahkita.com – Kota Pariaman menjadi satu-satunya pemerintah daerah di Pulau Sumatera yang meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2026 kategori Pemerintah Daerah dalam Pemajuan Kebudayaan.
Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon kepada Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi para penerima penghargaan yang dinilai telah berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan nasional. Menurutnya, kebudayaan tidak hanya menjadi bagian dari identitas dan jati diri bangsa, tetapi juga berperan sebagai kekuatan pemersatu serta pendorong pertumbuhan ekonomi.
Usai menerima penghargaan, Yota Balad menyebut capaian tersebut merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam menjaga, melindungi, dan mengembangkan warisan budaya daerah.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan perlindungan terhadap kekayaan intelektual produk kriya lokal. Di antaranya melalui sertifikat merek untuk Batik Sampan serta sertifikat Indikasi Geografis (IG) bagi produk Sulaman Kapalo Paniti Nareh.
Selain itu, Pemko Pariaman terus melestarikan tradisi Tabuik sebagai salah satu identitas budaya masyarakat. Tradisi tersebut juga didorong menjadi bagian dari pengembangan pariwisata dan pembangunan ekonomi daerah.
Yota mengatakan penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Ia berharap Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan seremonial, tetapi juga menjadi motivasi untuk memperkuat pelestarian budaya serta perlindungan karya lokal.
Menurutnya, pengembangan tradisi Tabuik, Batik Sampan, dan Sulaman Kapalo Paniti Nareh diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap kemajuan pariwisata, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman.*

0 Komentar