TANAH DATAR, kiprahkita.com - Sebanyak 20 Tim Safari Ramadhan (TSR) reguler, diturunkan Pemerintah Kabupaten Ranah Datar ke 40 masjid, selama dua hari berturut-turut, Senin-Selasa (18-19/3).
Tim-tim ini dipimpin Bupati Eka Putra, Wakil Bupati Richi Aprian, Ketua DPRD H. Ronny Mulyadi, pimpinan Forkopimda, para wakil ketua DRPD, dan pimpinan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Selain tim reguler, Pemkab Tanah Datar juga membentuk TDSR Khusus yang dipimpin Bupati Eka dan Wakil Bupati Richi.
Khusus Tim I yang dipimpin Bupati Eka, Senin (18/3), mengawali kunjungannya ke Masjid Raya Jihad Jorong Ombilin, Nagari Simawang Kecamatan Rambatan. Pada hari kedua, bupati memimpin timnya ke Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan.
Kunjungan Bupati Eka dan rombongan ke Masjid Raya Jihad di Jorong Simawang, disambut dengan gembira dan antusias oleh jamaah masjid dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka menjelaskan beberapa program pemerintah daerah, khususnya Program Maksimalkan Pemberantasan Rentenir dengan Progul Makan Rendang.
"Program Makan Rendang ini bertujuan untuk memberantas praktik rentenir di Tanah Datar, sehingga masyarakat tidak perlu meminjam uang ke rentenir untuk modal usaha," kata bupati.
Selain itu, menurutnya, bagi masyarakat yang belum mendapatkan atau menunggak pembayaran BPJS, tetap akan diberikan pengobatan gratis, di Rumah Sakit Umum Daerah M. Ali Hanafiah SM Batusangkar.
Bupati juga menyampaikan informasi, Pembangunan Jalan Batusangkar-Ombilin sedang dalam proses pengerjaan, dan diharapkan selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri 1445 H.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut adalah Kepala Dinas Kominfo Yusrizal, Kepala Dinas PUPR Ten Feri, Kabag Kesra sekaligus penceramah Ali Nardius, Kepala Bank Nagari Fauzan, dan Kabag Prokopim Dedi Triwidono.
Sedangkan rombongan disambut pengurus masjid yang didampingi Camat Rambatan Roza Melfita beserta Forkopimca, walinagari Simawang beserta perangkat nagari, ketua BPRN Simawang, dan masyarakat setempat.
Dalam kunjungan itu, bupati juga menyerahkan bantuan pemerintah daerah untuk masjid, terdiri dari bantuan biaya pembangunan masjid senilai Rp100 juta Rupiah, satu unit Vacuum Cleaner, dan bantuan dari Bank Nagari sebesar Rp2 Rp juta.(kominfo tnd; ed. mus)

0 Komentar