Kunjungan Presiden DMDI ke Sentra Rendang Padang: Diplomasi Rasa dalam Bingkai Persaudaraan Melayu-Islam

Kunjungan Presiden DMDI ke Sentra Rendang Padang: Diplomasi Rasa dalam Bingkai Persaudaraan Melayu-Islam

PADANG, kiprahkita.com Kunjungan Gubernur Melaka sekaligus Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam, ke Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu, 9 Agustus 2025, menjadi momentum penting dalam memperkuat jalinan diplomasi kultural antara Indonesia dan Malaysia. Didampingi langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh akar budaya yang menyatukan masyarakat serumpun: kuliner, khususnya rendang.

Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam

Kunjungan ke Sentra Rendang Kota Padang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-356. Di sana, rombongan dari negeri jiran disambut hangat oleh para pelaku usaha rendang yang tergabung dalam sentra tersebut. Para tamu kehormatan tidak hanya sekadar melihat, tetapi juga ikut mengalami langsung proses pembuatan rendang — mulai dari pemilihan bahan, teknik memasak khas Minangkabau, hingga pengemasan produk untuk pasar yang lebih luas.

Fadly Amran, dalam sambutannya, menekankan pentingnya rendang sebagai simbol identitas dan kekuatan diplomasi budaya. Menurutnya, kuliner tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang cerita, nilai, dan warisan yang mengikat satu sama lain. "Rendang adalah identitas Kota Padang yang mendunia. Dengan kunjungan ini, kita ingin menjadikan rendang sebagai media memperkuat silaturahmi dan kerja sama lintas negara," ujarnya.

Sementara itu, Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam mengungkapkan kekagumannya terhadap kelezatan rendang dan keramahan masyarakat Sumatera Barat. Pengalaman langsung dalam proses merandang ia sebut sebagai salah satu kenangan paling berkesan yang akan ia bawa pulang ke Melaka. Dalam pernyataannya, beliau juga menyampaikan harapan agar kunjungan ini membuka pintu untuk kolaborasi yang lebih luas antara Melaka dan Kota Padang, khususnya di bidang kuliner dan pariwisata.

Kegiatan ditutup dengan jamuan makan bersama. Para tamu disuguhi berbagai kuliner Minangkabau, tentu saja dengan rendang sebagai bintangnya. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan yang tercipta selama acara ini menjadi bukti bahwa budaya dan makanan mampu menjembatani perbedaan dan mempererat hubungan antarbangsa.

Kunjungan ini bukan sekadar diplomasi formalitas, melainkan sebuah pendekatan lunak (soft diplomacy) yang kuat: melalui rasa, keramahan, dan warisan budaya. Sentra Rendang menjadi panggung pertemuan dua dunia Melayu-Islam yang selama ini telah lama terhubung, tetapi masih memiliki begitu banyak potensi kerja sama yang belum digarap maksimal.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa Sumatera Barat memiliki daya tarik global, bukan hanya dari sisi alam, tetapi juga dari warisan budayanya yang autentik dan mengakar kuat. Di tengah arus globalisasi, upaya seperti ini penting untuk terus menjaga identitas sekaligus membuka diri terhadap kolaborasi internasional yang saling menguntungkan.

Wali Kota Padang Fadly Amran mendampingi Gubernur Melaka, Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam, bersama rombongan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) berkunjung ke Sentra Rendang Kota Padang, Sabtu (9/8/2025).

Mereka melihat secara langsung proses pembuatan rendang, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga pengemasan untuk pemasaran. Momen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi kuliner khas Minangkabau kepada tamu kehormatan dari negeri jiran.

“Rendang adalah identitas Kota Padang yang mendunia. Dengan kunjungan ini, kita ingin menjadikan rendang sebagai media memperkuat silaturahmi dan kerja sama lintas negara,” ujarnya.

Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam mengaku terkesan dengan cita rasa rendang dan keramahan masyarakat Kota Padang. Kegiatan di Sentra Rendang ditutup dengan makan bersama, di mana para tamu kehormatan menikmati rendang dan berbagai kuliner khas lainnya. (Kominfo Padang)*

Posting Komentar

0 Komentar