Hafalan Kita
Agar Ananda lebih mudah saat ujian silahkan Ananda hafal materi berikut. Inilah ringkasan materi kita dari Bab 1 hingga Bab 4.
Dipahami 😊✨
Teks Deskripsi
1. Pengertian Teks Deskripsi
Teks deskripsi adalah jenis teks yang menggambarkan suatu objek, tempat, suasana, atau keadaan secara rincian dan jelas sehingga pembaca dapat membayangkan objek tersebut seolah-olah melihat atau merasakannya langsung.
Tujuan utama teks deskripsi adalah:
memberikan gambaran yang hidup
menghadirkan pengalaman pancaindra
membuat pembaca merasa “hadir” dalam objek yang dideskripsikan
2. Struktur Teks Deskripsi
Umumnya teks deskripsi memiliki tiga bagian utama:
a. Identifikasi / Gambaran Umum
Berisi pengenalan objek yang akan dideskripsikan.
Contoh: nama tempat, nama tokoh, jenis objek, atau penjelasan singkat lainnya.
b. Deskripsi Bagian
Bagian inti yang menggambarkan objek secara rinci: bentuk, warna, suasana, tekstur, kondisi, atau karakteristik tertentu.
Bagian ini biasanya berisi:
deskripsi fisik
deskripsi suasana
deskripsi bagian-bagian objek
deskripsi kesan penulis
c. Penutup / Kesimpulan (opsional)
Berupa kesan penulis, simpulan, atau rangkuman mengenai objek.
Tidak selalu ada, tetapi sering digunakan untuk memperkuat kesan akhir.
3. Ciri Kebahasaan Teks Deskripsi
Teks deskripsi memiliki ciri bahasa berikut:
a. Menggunakan kata sifat (adjektiva)
Untuk menggambarkan ciri-ciri objek.
Contoh: indah, luas, teduh, harum, tenang.
b. Menggunakan kata benda (nomina) spesifik
Objeknya jelas, bukan umum.
Contoh: “kucing anggora” bukan “hewan”.
c. Menggunakan majas atau gaya bahasa
Agar deskripsi semakin hidup.
Contoh: metafora, personifikasi, simile.
d. Menghadirkan pancaindra
Menggunakan detail visual, suara, aroma, rasa, atau sentuhan.
Contoh: cerah, gemericik, harum bunga, dingin, kasar.
e. Menggunakan kalimat rincian
Menjelaskan objek secara detail dan bertahap.
f. Menggunakan pronomina persona
Bila ada kesan penulis.
Contoh: “menurut saya”, “bagiku”.
g. Menggunakan kata kerja deskriptif
Contoh: tampak, terlihat, terasa, terdengar.
Hafalan 2 Kita
Dipahami. 😊✨
Teks Prosedur
1. Pengertian Teks Prosedur
Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah atau cara melakukan sesuatu secara urutan, logis, dan sistematis agar pembaca dapat mencapai tujuan tertentu.
Tujuan teks prosedur adalah:
memberikan petunjuk
memandu pembaca melakukan suatu kegiatan
membantu mencapai hasil yang benar
Contoh: cara membuat makanan, cara menggunakan alat, tata cara pendaftaran, dan sebagainya.
2. Struktur Teks Prosedur
Teks prosedur umumnya memiliki tiga bagian:
a. Tujuan
Menjelaskan maksud atau hasil akhir yang ingin dicapai.
Contoh: “Cara Membuat Es Teh Manis”.
b. Bahan dan Peralatan (opsional)
Digunakan jika ada benda yang perlu disiapkan sebelum memulai langkah-langkah.
Contoh: teh, gula, air panas, sendok.
c. Langkah-langkah
Bagian inti teks prosedur yang berisi petunjuk atau urutan tindakan yang harus dilakukan.
Biasanya dituliskan secara berurutan dari awal hingga akhir.
3. Ciri Kebahasaan Teks Prosedur
Ciri kebahasaan dalam teks prosedur antara lain:
a. Menggunakan kalimat perintah (imperatif)
Contoh: aduklah, masukkan, tekan tombol, siapkan.
b. Menggunakan kata kerja tindakan
Contoh: potong, rebus, tekan, campurkan, pasang.
c. Menggunakan kata penghubung atau penanda urutan
Contoh: pertama, kemudian, selanjutnya, terakhir.
d. Menggunakan kata keterangan cara, alat, dan tujuan
Contoh: secara perlahan, dengan sendok, untuk menjaga kebersihan.
e. Bersifat objektif dan jelas
Tidak bertele-tele, langsung pada instruksi yang harus dilakukan.
f. Menyertakan istilah teknis (jika diperlukan)
Terutama pada prosedur ilmiah atau penggunaan alat tertentu.
Hafalan 3 Kita
Dipahami. ✨📚
Teks Cerpen
1. Pengertian Teks Cerpen
Cerpen (cerita pendek) adalah karya sastra berbentuk prosa naratif yang menceritakan suatu peristiwa atau pengalaman tokoh secara ringkas, padat, dan langsung pada inti cerita.
Cerpen biasanya hanya berfokus pada satu konflik utama, dengan jumlah tokoh sedikit, serta waktu dan latar yang terbatas.
Tujuan cerpen adalah:
menghibur pembaca
menyampaikan pesan moral
menggambarkan peristiwa atau emosi tertentu secara singkat namun bermakna
2. Struktur Teks Cerpen
Cerpen umumnya memiliki struktur sebagai berikut:
a. Abstrak (opsional)
Ringkasan singkat isi cerita, biasanya berada di awal. Tidak semua cerpen memiliki bagian ini.
b. Orientasi
Berisi pengenalan tokoh, latar tempat, waktu, dan suasana awal cerita.
c. Komplikasi (Konflik)
Bagian inti yang berisi munculnya masalah atau pertentangan yang dialami tokoh.
Konflik inilah yang menggerakkan cerita.
d. Klimaks
Puncak ketegangan atau titik balik dalam cerita.
e. Resolusi
Pemecahan masalah atau penyelesaian konflik.
f. Koda (opsional)
Berisi pesan moral atau penutup yang memberikan kesan mendalam.
Tidak semua cerpen menggunakannya.
3. Ciri Kebahasaan Teks Cerpen
Teks cerpen memiliki ciri kebahasaan sebagai berikut:
a. Menggunakan kata kerja tindakan (verba material)
Contoh: berlari, menangis, berjalan, memukul.
b. Menggunakan kata kerja mental
Untuk menggambarkan perasaan atau pikiran tokoh.
Contoh: merasa, memikirkan, menginginkan.
c. Menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung
Untuk menunjukkan dialog antar tokoh.
d. Menggunakan kata ganti orang (pronomina)
Contoh: aku, dia, mereka.
e. Menggunakan deskripsi untuk menggambarkan tokoh, latar, atau suasana
Misalnya warna, suara, aroma, atau perasaan.
f. Menggunakan gaya bahasa (majas)
Seperti metafora, personifikasi, simile, hiperbola, dll.
g. Ceritanya bersifat fiktif
Meski kadang terinspirasi dari kisah nyata, tetapi tetap ada unsur imajinasi.
Hafalan 4 Kita
Dipahami. ✨📘
Teks Puisi
1. Pengertian Teks Puisi
Puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan perasaan, pengalaman, gagasan, atau pesan tertentu dengan menggunakan bahasa yang indah, padat, dan penuh makna.
Bahasa dalam puisi cenderung bermakna kias, tidak langsung, dan memanfaatkan unsur musikalitas serta imajinasi.
Tujuan puisi:
mengekspresikan emosi penyair
menciptakan keindahan bahasa
menyampaikan pesan hidup
membangkitkan imajinasi pembaca
2. Struktur Teks Puisi
Walaupun puisi dapat beragam bentuknya, secara umum struktur puisi terdiri dari:
a. Diksi (Pemilihan Kata)
Kata-kata dipilih dengan selektif untuk menciptakan makna dan keindahan.
b. Imaji (Citraan)
Menghadirkan gambaran melalui pancaindra, seperti visual, pendengaran, perasa, penciuman, dan sentuhan.
c. Majas (Gaya Bahasa)
Menggunakan bahasa kiasan, seperti metafora, personifikasi, simile, hiperbola, dll.
d. Rima / Irama
Persamaan bunyi atau alunan musik dalam puisi, baik di awal, tengah, maupun akhir baris.
e. Bait dan Larik
Larik: baris dalam puisi
Bait: kumpulan beberapa larik sehingga membentuk satu bagian
f. Tema
Gagasan pokok yang ingin disampaikan dalam puisi.
g. Amanat
Pesan atau nilai moral yang ingin diberikan penyair kepada pembaca.
3. Ciri Kebahasaan Teks Puisi
Puisi memiliki ciri bahasa khas, yaitu:
a. Menggunakan bahasa kias (figuratif)
Contoh:
“Hatiku selembut senja”,
“Angin membisikkan namamu”.
b. Menggunakan diksi yang padat dan simbolis
Setiap kata dipilih secara cermat dan sering bersifat lambang.
c. Menggunakan irama atau rima
Baik berupa pengulangan bunyi, penekanan, atau pola tertentu.
d. Menggunakan majas
Metafora, personifikasi, hiperbola, simile, metonimia, dan lainnya.
e. Mengandung imaji (citraan)
Menghadirkan gambaran melalui indera: melihat, mendengar, mencium, merasakan, menyentuh.
f. Baris tidak selalu berbentuk kalimat lengkap
Kadang hanya berupa frase atau kata, tetapi tetap memiliki makna.
g. Lebih mengutamakan perasaan dan keindahan bahasa
Daripada alur atau cerita yang runtut.
Untuk contoh lihat Bahan Ujian Bahasa Indonesia 2, Kelas 9 :
0 Komentar