Pemda Pasaman Barat, Diundang ke Jakarta Demi Bencana
PASAMAN BARAT, kiprahkita.com –Menghadap musibah yang menimpa Pasaman Barat dan beberapa kabupaten/kita lain di Sumatera Barat, sejak beberapa hari terakhir. Wakil Bupati, M. Ihpan, mengadukan sasip yang terjadi dan dihadapi masyarakat.
![]() |
Berbagai persoalan dan musibah yang menimpa Pasaman Barat dengan kabupaten atau kota lain di Sumatera Barat, Kamis (27/11) kemarin, Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan koordinasi sekaligus konsultasi ke pemerintah pusat di Jakarta.
Keberangkatan Wakil Bupati ke Jakarta, didampingi Sekretaris Daerah setempat, Doddy San Ismail, dalam rapat koordinasi tingkat Menteri di Jakarta, hari Kamis kemarin, sebagai upaya mendesak alokasi bantuan dan program mitigasi dari pemerintah pusat.
Rapat dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno di Graha BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Jakarta.
M. Ihpan, menegaskan, kehadirannya adalah mandat langsung dari masyarakat Pasaman Barat yang sedang dalam masa sulit pascabencana. Ia memastikan Pemda akan terus berjuang memanfaatkan setiap peluang di pusat.
“Kami tidak hanya menunggu laporan dari daerah. Kami datang langsung ke Jakarta untuk berjuang. Ini adalah panggilan untuk memastikan bantuan darurat, logistik, dan pelayanan kesehatan bagi korban terdampak segera terkoordinasi dengan baik melalui sinergi kementerian/lembaga terkait,” kata M. Ihpan.
Dijelaskan M. Ihpan, dampak kerusakan infrastruktur di Pasaman Barat memerlukan intervensi anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena skalanya yang besar dan kompleks, sehingga pemulihan bencana yang terjadi di Pasaman Barat bisa dipulihkan.
Rakor bersama kementerian dan pihak terkait diadakan berdasarkan surat undangan resmi Menko PMK ini tidak hanya fokus pada penanganan tanggap darurat, tetapi juga merumuskan solusi komprehensif.
Fokus utama adalah pemulihan dini dan memastikan semua korban mendapatkan tempat tinggal sementara dan kebutuhan pokok. M. Ihpan menekankan pentingnya pendataan akurat agar bantuan tepat sasaran dan cepat tersalurkan.
Wakil Bupati juga menyuarakan perlunya investasi mitigasi bencana yang berkelanjutan. Hal ini mencakup rehabilitasi lingkungan, normalisasi sungai yang mengalami sedimentasi parah, serta pembangunan infrastruktur penahan banjir dan longsor yang lebih kuat.
“Ini bukan sekadar membangun kembali, tapi membangun lebih baik dan lebih tangguh. Kami ingin memastikan program jangka panjang seperti perbaikan drainase dan revitalisasi lahan kritis menjadi prioritas utama yang disepakati oleh pusat.
Pemda akan terus mengawal setiap janji dan alokasi yang disetujui demi masa depan masyarakat Pasaman Barat yang lebih aman,” tutup M. Ihpan, menunjukkan semangat perjuangan tanpa henti dari Pemda.(gmz)

0 Komentar