Santri Pesantren Kauman Muhammadiyah Diterima di Dua Kampus Bergengsi Dunia

PADANG PANJANG, kiprahkita.com Kabar membanggakan datang dari Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. Salah seorang santri kelas XII, Mayanggi Sephira, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan diterima di dua Universitas ternama di luar negeri. Putri kelahiran Medan ini lulus seleksi di University of Wollongong, Australia, jurusan Hubungan Internasional, dan University of Georgia, USA, jurusan Manajemen Bisnis. Keduanya melalui jalur mahasiswa internasional yang ketat persaingannya.

Mayanggi, yang akrab disapa Anggi, adalah anak ketiga dari tiga bersaudara, buah hati pasangan Bapak Sutikno (ayah, pensiunan TNI) dan Ibu Heriani (ibu, seorang guru). Keluarga Mayanggi merupakan perantau asli Medan yang mengikuti sang ayah bertugas ke Riau sebelum akhirnya Anggi memilih untuk menimba ilmu di Pesantren Kauman.

Selama menempuh pendidikan di pesantren, Mayanggi dikenal sebagai santri yang aktif, cerdas, dan berprestasi. Kepribadiannya yang gigih dan kemampuan adaptasinya yang baik menjadi bekal berharga dalam meraih impiannya melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kami tidak bisa menyembunyikan rasa syukur dan bahagia yang begitu besar. Ini bukan hanya menyenangkan hati keluarga, tapi juga sangat menaikkan derajat kami sebagai orang tua. Perjuangan dan doa selama ini terbayar lunas. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang yang telah mendidik, membimbing, dan membentuk karakter Anggi hingga meraih kesempatan emas ini. Semoga Anggi ke depan lebih sukses lagi dan bisa bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Bapak Sutikno dan Ibu Heriani dengan penuh haru.

Keberhasilan Mayanggi juga menjadi kebanggaan bagi lembaga pendidikan yang menaunginya. Mudir (Pimpinan) Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana, MA., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam.

“Ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga mampu mencetak kader-kader unggul yang kompetitif di kancah global. Mayanggi Sephira adalah teladan bahwa kedisiplinan, integritas, dan wawasan keislaman yang kuat yang ditanamkan di pesantren justru menjadi modal berharga untuk meraih kesuksesan akademik di universitas kelas dunia. Seluruh keluarga besar pesantren turut bersuka cita dan mendoakan yang terbaik untuk perjalanan studi beliau. Semoga ilmu yang diperoleh kelak dapat dibaktikan untuk kemajuan umat, bangsa, dan agama,” tutur Dr. Derliana.

Prestasi Mayanggi ini diharapkan dapat memotivasi santri-santri lainnya untuk terus bermimpi besar, berusaha keras, dan percaya bahwa kesempatan untuk menggapai pendidikan terbaik di dunia terbuka lebar bagi siapapun yang memiliki tekad dan kesiapan, dengan bekal iman dan taqwa sebagai pondasi utamanya. (TR)

Posting Komentar

0 Komentar