“The Most KUA” di MTsN Padang Panjang, Dorong Remaja Cegah Pernikahan Dini

PADANG PANJANG, kiprahkita.com Kantor Urusan Agama Kecamatan Padang Panjang Barat menggelar kegiatan bertajuk “The Most KUA, Move For Sakinah Maslahat” bagi siswa MTsN Padang Panjang, Senin (2/3/2026), di masjid madrasah setempat. Kegiatan ini mengusung tema “Ciptakan Remaja Maslahat dan Cegah Pernikahan Dini”.


Kegiatan dibuka oleh Kepala Kementerian Agama Kota Padang Panjang yang diwakili Kasi Bimas Islam, Joni Nasri. Turut hadir Kepala KUA Padang Panjang Barat Muhammad Nur, S.Ag beserta jajaran, serta Kepala MTsN Padang Panjang Firmawati Anwar, M.Pd bersama jajaran.


Dalam laporannya, Muhammad Nur menyampaikan bahwa program The Most KUA merupakan langkah strategis dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam untuk memperkuat peran KUA. Menurutnya, KUA kini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga layanan administratif, tetapi juga menjadi pusat edukasi, konsultasi, dan pemberdayaan keluarga berbasis nilai sakinah maslahat.


“KUA harus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan layanan yang proaktif, dialogis, dan partisipatif. KUA tidak lagi hanya menunggu di kantor, tetapi bergerak menjangkau masyarakat melalui edukasi keluarga pranikah, konsultasi keluarga, literasi pencatatan nikah, hingga pendampingan keluarga,” ujarnya.


Sementara itu, Kasi Bimas Islam Joni Nasri menyampaikan apresiasi atas inisiatif KUA Padang Panjang Barat dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia berpesan kepada para siswa agar mengikuti kegiatan dengan serius dan sungguh-sungguh demi membekali diri dengan pemahaman yang benar terkait pernikahan dan kehidupan berkeluarga.


Kepala MTsN Padang Panjang, Firmawati Anwar, juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna membekali siswa dengan wawasan keagamaan dan sosial yang komprehensif.


Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Jupagni, M.Ag selaku penghulu dan Marlena, M.Pd sebagai penyuluh, yang memberikan materi seputar pembinaan remaja maslahat serta pencegahan pernikahan dini.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu memahami pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga secara matang serta menjadi generasi muda yang berkontribusi positif bagi masyarakat. (Humas)

Posting Komentar

0 Komentar