Pemko Padang Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Program DASHAT

 

PADANG, kiprahkita.com Pemerintah Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting melalui berbagai program berbasis masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang digelar di Kampung KB Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa (31/3/2026) beberapa hari lalu.


Kegiatan yang berlangsung di ruang sekretariat Kampung KB tersebut menghadirkan 15 keluarga yang memiliki bayi, balita, dan baduta sebagai peserta utama. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga, khususnya para ibu, tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang berbasis pangan lokal.

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Lubuk Begalung, Rahman, menjelaskan bahwa DASHAT menjadi salah satu langkah konkret dalam mencegah stunting sejak dini.


“Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali ibu-ibu agar mampu mengoptimalkan bahan pangan lokal yang bergizi. Dengan pola makan yang tepat, kita bisa mencegah gangguan pertumbuhan pada anak,” ujarnya.


Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi langsung dari ahli gizi Dinas Kesehatan Kota Padang, Silvi. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif, sehingga para peserta dapat lebih mudah memahami praktik pemenuhan gizi seimbang di rumah.


Silvi menekankan bahwa DASHAT bukan sekadar edukasi, melainkan bentuk pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga. Ia mengingatkan pentingnya menjaga higienitas dalam pengolahan makanan, seperti mencuci tangan sebelum memasak serta memisahkan wadah bahan mentah dan makanan matang.


Selain itu, ia juga mengulas aturan makan (feeding rules) pada anak, di antaranya pentingnya jadwal makan yang teratur dengan durasi maksimal 30 menit, serta menjaga suasana hati anak agar tidak menolak makanan.


“Stimulasi kemampuan mengunyah juga sangat penting. Anak perlu diperkenalkan tekstur makanan secara bertahap agar kemampuan makannya berkembang,” jelas Silvi.


Ia bahkan membagikan tips unik kepada para ibu untuk melatih kekuatan rahang bayi, seperti memberikan media aman yang dapat digigit, misalnya tulang paha ayam atau biji mangga yang telah dibersihkan.


“Jika kemampuan mengunyah terlatih, biasanya porsi makan anak akan meningkat dengan sendirinya,” tambahnya.


Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Salah satu peserta, Vinesha Rahma Putri, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.


“Melalui DASHAT, kami jadi lebih memahami fungsi Kampung KB atau Kampung Keluarga Berkualitas. Edukasi ini sangat membantu kami sebagai ibu dalam menjaga kesehatan anak,” ungkapnya.


Hal senada juga disampaikan peserta lainnya, Sofia Marye, yang mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang.


“Semoga dengan ilmu yang kami dapatkan, kesehatan anak-anak kami bisa lebih terjaga ke depannya,” katanya.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Lurah Koto Baru, Afrizal Rahman, bersama Sekretaris Lurah, perwakilan DP3AP2KB Kota Padang, serta Ketua Kampung KB setempat.


Melalui program DASHAT, Pemerintah Kota Padang berharap upaya pencegahan stunting dapat semakin efektif dengan melibatkan peran aktif masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan warga dinilai menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Lurah Koto Baru, Afrizal Rahman beserta Sekretaris Lurah. Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, serta Ketua Kampung KB. (Defrianto / Charlie)*

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar