Semangat Pengabdian Menggema di Milad Perguruan Thawalib Padang Panjang

PADANG PANJANG, kiprahkita.com Peringatan Milad Perguruan Thawalib Padang Panjang berlangsung penuh haru dan semangat pengabdian. Momentum tersebut menjadi pengingat akan sejarah panjang lembaga pendidikan Islam itu dalam melahirkan generasi berilmu, berakhlak, serta memiliki semangat perjuangan untuk umat dan bangsa.


Dalam suasana penuh kekeluargaan, nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan yang menjadi ruh Thawalib kembali ditegaskan. Perguruan yang lahir dari surau-surau kecil di Ranah Minang itu dinilai bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan tempat bertautnya ilmu, iman, dan adab dalam membentuk karakter generasi muda.


“Thawalib bukan sekadar nama, tetapi napas perjuangan. Di sinilah kami belajar bahwa mengabdi bukan beban, melainkan bentuk cinta dan pengorbanan adalah jalan menuju keberkahan,” ungkap salah seorang alumni dalam rangkaian peringatan milad tersebut.


Milad itu juga menjadi ajang mempererat ukhuwah antaralumni, santri, guru, dan seluruh keluarga besar Thawalib. Semangat kebersamaan dan loyalitas terhadap almamater terus digaungkan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan pendidikan Islam yang telah berkontribusi besar bagi Sumatera Barat dan Indonesia.


Ucapan syukur dan doa turut dipanjatkan agar Perguruan Thawalib Padang Panjang senantiasa diberi keberkahan dalam mendidik generasi penerus yang takut kepada Allah serta cinta terhadap ilmu pengetahuan.


“Semoga Allah menjaga langkah Thawalib, menyuburkan para santrinya, dan mengabadikan baktinya untuk umat, bangsa, dan agama,” demikian doa yang mengiringi peringatan milad tersebut.


Semangat pengabdian yang diwariskan Thawalib diyakini akan terus hidup dari generasi ke generasi. Dengan komitmen menjaga nilai tauhid, ilmu, dan ukhuwah, Thawalib diharapkan tetap menjadi pelita zaman di tengah berbagai tantangan perubahan era. Y*

Baca Juga

http://www.kiprahkita.com/2026/05/wako-hendri-arnis-bahas-percepatan.html

Posting Komentar

0 Komentar