PADANG PANJANG, kiprahkita.com –Ketua TP PKK Kota Padang Panjang Ny. Maria Feronika Hendri mengajak masyarakat memperkuat peran keluarga dalam mencegah stunting melalui pemenuhan gizi dan pola asuh yang tepat sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada sosialisasi pencegahan stunting dan pola asuh anak di Aula Kelurahan Koto Katik, Ahad (28/6/2026).
Kegiatan ini diikuti kader PKK, kader Posyandu, ibu hamil, ibu menyusui, orang tua balita, serta masyarakat setempat.
![]() |
| Sosialisasikan Pencegahan Stunting dan Pola Asuh Anak |
Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengasuhan yang tepat sebagai salah satu upaya mencegah stunting.
Dalam paparannya, Ny. Maria menjelaskan, pencegahan stunting dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun melalui pemenuhan gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, lingkungan yang bersih, serta stimulasi tumbuh kembang sesuai usia.
Ia menegaskan, stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan otak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Selain membahas pemenuhan gizi, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pola asuh positif, pentingnya komunikasi dalam keluarga, pemantauan pertumbuhan anak melalui Posyandu, serta upaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
"Kader kesehatan dan kader PKK diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam memberikan pendampingan kepada keluarga yang memiliki risiko stunting," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, TP PKK berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat. Sinergi antara pemerintah, TP PKK, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan generasi Padang Panjang yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (cigus) *

0 Komentar