TANAH DATAR, kiprahkita.com –Kecamatan Lintau Buo Utara berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026. Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan Lintau Buo Utara membawa pulang tropi bergilir yang sebelumnya berada di tangan Kecamatan Rambatan.
Pengumuman juara umum disampaikan pada malam penutupan MTQ yang berlangsung di Kecamatan Pariangan, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari itu diikuti seluruh kafilah dari 14 kecamatan dengan jumlah peserta mencapai 744 orang.
![]() |
| Juara Umum MTQ Nasional ke-43 |
Ketua Panitia Pelaksana MTQ Nasional ke-43, Miza Azis, mengatakan pelaksanaan MTQ tahun ini berjalan lancar, tertib, dan mendapat dukungan besar dari masyarakat. Menurutnya, tema yang diusung pada MTQ kali ini memiliki pesan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
“MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana membumikan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan generasi Qurani yang mampu berprestasi di berbagai bidang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, makna membumikan Al-Qur'an adalah menjadikan kitab suci tersebut sebagai pedoman hidup yang dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara ukhuwah Islamiyah menjadi landasan memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Miza juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, panitera, dan berbagai pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi energi positif dalam menyukseskan MTQ tahun ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tanah Datar, Afrizon, menyebutkan bahwa penyelenggaraan MTQ tahun ini menghadirkan sejumlah inovasi, salah satunya penerapan sistem digital melalui E-MTQ untuk mendukung efektivitas dan transparansi pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, MTQ harus menjadi wadah lahirnya qari dan qariah berkualitas yang mampu membawa nama baik Tanah Datar di berbagai tingkat kompetisi.
“Potensi yang dimiliki Kabupaten Tanah Datar sangat besar. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kita optimistis mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi dan siap bersaing di tingkat Provinsi Sumatera Barat maupun nasional,” ujarnya.
Penutupan MTQ Nasional ke-43 secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, mewakili Bupati Tanah Datar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ di tengah keterbatasan anggaran yang ada.
“Pelaksanaan MTQ tahun ini menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa. Meskipun berada dalam situasi efisiensi anggaran, kegiatan tetap berlangsung sukses dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat,” katanya.
Ahmad Fadly menegaskan bahwa berbagai kekurangan yang masih ditemukan selama pelaksanaan kegiatan akan menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ pada masa mendatang.
Ia juga berharap para peserta yang meraih prestasi dapat terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu menjadi duta terbaik Tanah Datar pada MTQ Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan digelar di Kabupaten Pesisir Selatan.
“Semoga hasil MTQ tingkat kabupaten ini menjadi modal penting dalam mempersiapkan kafilah terbaik Tanah Datar untuk berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi,” tutupnya.*

0 Komentar