PADANG PANJANG, kiprahkita.com – Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang kembali menjadi tujuan studi tata kelola pendidikan bagi lembaga pesantren. Kali ini, rombongan dari Pesantren Darul Muttaqin Batu Taba melakukan kunjungan untuk belajar dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan lembaga pendidikan modern yang berorientasi pada mutu dan daya saing global.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Kedua lembaga berdiskusi mengenai berbagai aspek pengelolaan pesantren, mulai dari sistem manajemen, strategi pengembangan kurikulum, pembinaan karakter santri, hingga tata kelola pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
![]() |
| Pesantren Darul Muttaqin Batu Taba Studi Tata Kelola |
Pimpinan Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana, M.A., menyambut hangat kedatangan rombongan Pesantren Darul Muttaqin Batu Taba. Ia menegaskan bahwa berbagi pengalaman dan praktik baik antarlembaga pendidikan merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.
“Menjaga kualitas tata kelola hingga di level internasional merupakan komitmen yang terus kami rawat. Kami percaya bahwa ilmu dan pengalaman akan semakin bernilai ketika dapat dibagikan dan menginspirasi lembaga lain untuk tumbuh bersama,” ujarnya.
Menurut Dr. Derliana, keberhasilan sebuah pesantren tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh kemampuan lembaga dalam membangun sistem yang kuat, budaya mutu yang berkelanjutan, serta karakter santri yang unggul dan berakhlak mulia.
Dalam sesi diskusi, peserta saling bertukar gagasan mengenai tantangan pendidikan di era modern, termasuk pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, penguatan kompetensi global santri, serta strategi menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Rombongan Pesantren Darul Muttaqin Batu Taba mengapresiasi keterbukaan Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang dalam berbagi pengalaman dan praktik tata kelola yang telah diterapkan. Mereka berharap hasil kunjungan tersebut dapat menjadi referensi dalam pengembangan lembaga pendidikan yang mereka kelola.
Kegiatan studi tata kelola ini menjadi bukti bahwa sinergi antarpondok pesantren memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam yang unggul, inovatif, dan berkemajuan. Melalui kolaborasi dan saling berbagi pengalaman, diharapkan lahir berbagai terobosan yang mampu mencetak generasi muslim yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.

0 Komentar