Sebanyak 51 santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Tanah Datar secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke Timur Tengah di Gedung Indojolito Batusangkar, Kamis (24/9). Para santri pilihan ini akan menimba ilmu di sejumlah universitas ternama di Mesir, Maroko, dan Tunisia.
Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi yang mewakili Bupati kepada perwakilan santri. Prosesi haru tersebut disaksikan langsung oleh jajaran Pemerintah Daerah, Kepala Kantor Kemenag H. Hendri Pani Dias beserta jajaran, pimpinan pondok pesantren, serta para orang tua santri.
Dalam sambutannya, Sekda Abdurrahman Hadi berpesan agar para santri kelak kembali ke kampung halaman setelah menyelesaikan masa studinya. "Kita berharap setelah menyelesaikan pendidikan, santri kita kembali ke Tanah Datar dan ikut membangun daerah, terutama dalam bidang pendidikan dan keagamaan," ujarnya.
Sebanyak 47 santri tercatat akan menempuh studi di Universitas Al-Azhar Kairo, dua santri ke Universitas Muhammad V Rabat Maroko, satu santri ke Universitas Ben Abdellah Maroko, dan satu santri ke Universitas Ezzaitouna Tunisia. Sementara Ponpes asal para santri tersebut yakni 17 dari Darul Ulum Tigo Jangko, 11 dari Jabal Rahmah, 9 dari Daarul Muwahhidin, 5 dari Haji Miskin, 4 dari Thawalib Tanjung Limau, 3 dari Nurul Yaqin Batipuh Ateh, 1 dari PPTI Koto Tinggi, 1 dari Muhammadiyah Koto VII.
Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, H. Hendri Pani Dias, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas keberanian para santri dan dukungan penuh dari orang tua. Beliau menegaskan bahwa penguatan bahasa asing kini menjadi fokus utama kurikulum di lembaga pendidikan keagamaan.
"Kita mengapresiasi para santri dan orang tuanya yang berani mengambil keputusan besar untuk belajar ke luar negeri, karena perjalanan besar selalu dimulai dari langkah kecil," ujar H. Hendri Pani Dias.
Dukungan nyata juga datang dari Baznas Tanah Datar melalui penyaluran bantuan pendidikan sebesar Rp7,5 juta per orang yang bersumber dari zakat ASN Pemda dan Kemenag. Sementara itu, Ketua TP-PKK Ny. Lise Eka Putra mengingatkan para santri untuk senantiasa meluruskan niat belajar semata-mata karena Allah SWT.
Pelepasan ditutup dengan doa serta ucapan selamat dari seluruh undangan kepada para calon ulama muda Tanah Datar. Harapan besar tertumpang agar seluruh santri diberikan kelancaran dalam beradaptasi budaya dan menuntut ilmu di negeri orang.*

0 Komentar