Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam terus mendorong inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk peserta didik yang kreatif, mandiri, serta mampu memecahkan persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Diseminasi dan Gelar Karya Pembelajaran dengan Pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di SD Negeri 02 Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Fadli, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Andri, tersebut dihadiri Camat Sungai Pua, Wali Nagari Sariak, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Agam, kepala sekolah, komite sekolah, serta wali murid.
Mengusung tema “Satu Ide Seribu Manfaat”, kegiatan ini menjadi wadah berbagi praktik baik sekaligus menampilkan hasil pembelajaran kokurikuler berbasis STEM yang diterapkan di SDN 02 Sariak.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Andri, melalui Kabid Pembinaan SD, Fadli, menyampaikan bahwa pendekatan STEM merupakan salah satu upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna dengan mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika untuk menyelesaikan permasalahan nyata.
“Pembelajaran STEM bukan sekadar mengajarkan pengetahuan, tetapi memberikan pengalaman kepada murid untuk mengamati, bertanya, mencoba, merancang, menguji, dan memperbaiki hasil karyanya. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya belajar memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pesan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam.
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya belajar yang mendorong peserta didik berpikir kritis, kreatif, mampu berkolaborasi, dan berani berinovasi. Dalam proses tersebut, guru berperan sebagai fasilitator, sementara dukungan orang tua dan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan pembelajaran.*

0 Komentar