Hari Novar, pemuda asal Nagari Duo Koto, Maninjau, Kabupaten Agam, berhasil meraih penghargaan SATU Indonesia Awards 2026 yang diselenggarakan PT Astra International Tbk melalui gerakan pendidikan IYES Mengajar yang diinisiasinya bersama IYES Foundation.
Hari Novar terpilih sebagai salah satu dari lima penerima penghargaan kategori umum setelah bersaing dengan 19.155 peserta. Jumlah peserta tahun ini meningkat sekitar 8 persen dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 17.708 peserta.
Melalui IYES Mengajar, Hari Novar menggerakkan ratusan anak muda menjadi relawan pendidikan di wilayah terpencil, khususnya di Provinsi Riau. Dalam dua tahun terakhir, program tersebut telah menjangkau sembilan sekolah di lima kabupaten.
Salah satu wilayah pengabdiannya adalah permukiman Suku Talang Mamak yang memiliki keterbatasan akses listrik dan infrastruktur. Bahkan, beberapa lokasi hanya dapat dijangkau menggunakan perahu dengan waktu perjalanan sekitar empat jam.
Selain mendampingi proses belajar anak-anak, para relawan juga memberikan pelatihan kepada guru dan membantu memperbaiki fasilitas sekolah.
“Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperluas gerakan pendidikan. Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan akses dan kondisi geografis tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan. Setiap anak, termasuk yang tinggal di pelosok, berhak mendapatkan kesempatan belajar dan masa depan yang lebih baik,” ujar Hari Novar.
Atas prestasi tersebut, Hari Novar memperoleh dana pembinaan sebesar Rp65 juta untuk mendukung pengembangan dan perluasan program IYES Mengajar.
Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Maninjau, Nagari Duo Koto, dan Kabupaten Agam sekaligus membuktikan kontribusi anak muda daerah dalam menghadirkan perubahan melalui gerakan sosial dan pendidikan.*

0 Komentar