Apris Tegaskan Perlunya Dakwah Muhammadiyah Fokus ke Gen Z


PADANG, kiprahkita.com - Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat Apris, menggambarkan profil generasi baru Muslim masa depan, dalam acara Pengajian Ramadhan PWM Sumatera Barat, Sabtu-Ahad (30-31/3/2024).


Apris menyoroti dominasi generasi Milenial dan Gen Z dalam populasi saat ini, serta dampak besar yang mereka bawa dalam berbagai aspek sosial, budaya, dan ekonomi. 


Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama, adalah keterlibatan dan pengaruh mereka dalam penggunaan teknologi dan media sosial. Perkembangan teknologi telah mengubah cara hidup dan pandangan dunia generasi Milenial dan Gen Z secara signifikan.


BACA JUGA


Menurut Apris, penting bagi komunitas Muslim untuk memahami karakteristik dan kebutuhan generasi baru ini. Diperlukan perubahan paradigma dalam pendekatan dakwah dan pendidikan agama untuk menghadapi tantangan zaman.


"Penting bagi kita untuk memahami bagaimana generasi Milenial dan Gen Z belajar dan berinteraksi dengan dunia. Kita perlu mengembangkan metode dakwah dan pendidikan agama yang kreatif dan inovatif, untuk menarik minat mereka dan membantu mereka memahami nilai-nilai Islam," ujarnya.


Selain itu, Apris menyoroti pentingnya memanfaatkan media sosial, sebagai sarana dakwah dan pendidikan agama yang efektif. Dengan memahami cara generasi Milenial dan Gen Z berinteraksi dengan teknologi, komunitas Muslim dapat lebih efektif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan nilai-nilai Islam.


Acara Pengajian Ramadhan PWM Sumatera Barat, menjadi kesempatan penting bagi para pemimpin dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama merumuskan strategi dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi baru Muslim. 


Dengan pemahaman yang mendalam tentang profil dan kebutuhan generasi Milenial dan Gen Z, komunitas Muslim di Sumatera Barat, dapat menjadi lebih relevan dan berdaya saing dalam menyebarkan ajaran Islam, serta memperkuat identitas keislaman di tengah dinamika zaman yang terus berkembang.(rel)

Posting Komentar

0 Komentar