PASAMAN BARAT, kiprahkita.com –Dalam rangka peringatan hari jadi Pasaman Barat ke-22 dan mengisi iven malam tahun baru, 1 Januari 2026, Pemda Pasaman Barat, Rabu (31/12) malam gelar tabligh akbar dan zikir bersama.
![]() |
Zikir bersama dan tabligh akbar bersama ustad Arif Habibi Batubara, dari Kota Medan, Sumatera Utara di halaman kantor bupati setempat, Simpang Empat.
Selain Bupati, Yulianto, Wakil Bupati, M. Ihpan, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Rali Tasman, momen khas keagamaan itu, juga diikuti Ketua DPRD, Dirwansyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK, Sifrowati Yulianto, Sekretaris Daerah, Doddy San Ismail, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ketua dan pengurus organisasi keagamaan, tokoh agama, dan masyarakat se Pasaman Barat.
Bupati, Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan dan Forkopimda sebelumnya juga meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana banjir dan longsor, menyebabkan kerusakan permukiman warga serta menelan korban jiwa.
Bupati Yulianto, sampaikan, menyampaikan, pihaknya mengapresiasi dan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Tabligh Akbar ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Yulianto.
Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia Pasaman Barat yang ke-22. Pemerintah daerah berharap daerah yang berjuluk Bumi Mekar Tuah Basamo senantiasa dijauhkan dari bala dan bencana.
“Malam ini juga kita memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Semoga kita mampu meneladani sifat-sifat beliau dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Bupati Yulianto juga menyampaikan duka mendalam atas musibah banjir dan longsor yang menimpa 11 kecamatan di Pasbar. Menurutnya, kehilangan nyawa dan harta benda yang dialami masyarakat merupakan duka bersama bagi pemerintah daerah.
“Kita bermohon kepada Allah SWT agar saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana diterima amal ibadahnya dan masyarakat yang kehilangan harta diberikan pengganti yang lebih baik,” ucapnya.
Ustaz Arif Habibi Batubara, menjelaskan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, meneladani akhlak Rasulullah SAW melalui peristiwa Isra Mikraj, serta mencontoh keteladanan Siti Khadijah sebagai istri yang salehah.
Musibah banjir dan longsor yang terjadi dapat menjadi ujian sekaligus pengingat bagi umat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbaiki kualitas keimanan. (gmz)

0 Komentar