PADANG PANJANG, kiprahkita.com –Pemerintah Kota Padang Panjang terus berupaya menghidupkan kembali geliat ekonomi di Pasar Pusat melalui berbagai kebijakan strategis. Salah satu langkah terbaru yang diambil adalah penerapan sistem satu arah (one way) di kawasan Pasar Pusat, yang bertujuan utama untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan aktivitas perdagangan.
Pasar Pusat Padang Panjang yang memiliki sekitar 1.300 kios dan lapak ini diresmikan pada tahun 2018. Namun, sejak mulai ditempati hingga akhir 2024, para pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang sepi pengunjung. Minimnya perhatian terhadap pengelolaan pasar pada periode sebelumnya turut memperparah situasi, mulai dari kurangnya perawatan fisik, tersendatnya pembangunan lanjutan, hingga fasilitas yang tidak memadai.
Beberapa persoalan mendasar seperti saluran air yang sering mampat, aliran air bersih yang tidak lancar, serta kondisi toilet yang kurang terawat menjadi keluhan sehari-hari pedagang. Dampaknya, aktivitas jual beli menurun drastis, bahkan banyak pedagang yang mengaku tidak mendapatkan keuntungan.
Memasuki pertengahan 2025, harapan baru muncul dengan terpilihnya kembali Hendri Arnis sebagai Wali Kota Padang Panjang. Di bawah kepemimpinannya, berbagai pembenahan mulai dilakukan secara bertahap.
Kebijakan one way yang diterapkan menjadikan Pasar Pusat sebagai etalase utama kota yang dapat dilihat oleh masyarakat dari berbagai daerah. Diharapkan, kebijakan ini mampu menarik perhatian pengguna jalan untuk singgah dan berbelanja.
Selain itu, Jalan Khatib Sulaiman yang sebelumnya relatif sepi kini disulap menjadi kawasan Pasar Kuliner II. Kehadiran pusat kuliner ini terbukti mampu meningkatkan keramaian dan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi di sekitar Pasar Pusat.
Tidak berhenti di situ, Wali Kota juga mengumumkan rencana pembangunan pasar baru guna mendukung keberadaan Pasar Pusat. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya saat pelaksanaan Salat Idulfitri di Islamic Center Padang Panjang.
Pemerintah Kota mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya ini demi kemajuan ekonomi daerah. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Pasar Pusat Padang Panjang dapat kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi yang ramai dan memberikan kesejahteraan bagi para pedagang.
Langkah-langkah yang diambil ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat serta menggerakkan roda perekonomian kota ke arah yang lebih baik.*
0 Komentar