SMA Muhammadiyah Padang Panjang Gelar Sosialisasi Ramah Anak, Bahas Anti Bullying hingga Bahaya Narkoba

PADANG PANJANG, kiprahkita.com SMA Muhammadiyah Padang Panjang kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah ramah anak melalui kegiatan sosialisasi yang digelar pada Rabu, 13 Mei 2026 kemarin.

SMA Muhammadiyah Padang Panjang

Kegiatan ini menghadirkan materi penting seputar anti bullying dan kekerasan, serta kampanye stop rokok dan narkoba. Tujuannya adalah membekali siswa dengan pemahaman dan sikap untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan.


Bertindak sebagai pemateri, Bapak Diki Asnur, M.Pd menyampaikan materi secara interaktif. Beliau menekankan bahwa bullying dan kekerasan, sekecil apa pun bentuknya, tidak boleh ditoleransi karena dapat merusak mental dan masa depan siswa. 


“Anak-anak harus merasa aman di sekolah. Sekolah adalah tempat belajar, bukan tempat takut. Kalau ada yang melihat bullying, jangan diam. Itu bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tegasnya di hadapan para siswa.


Selain itu, sesi tentang bahaya rokok dan narkoba juga menjadi sorotan. Diki Asnur menjelaskan dampak jangka panjang dari kedua hal tersebut terhadap kesehatan, prestasi akademik, dan masa depan generasi muda. Siswa diajak untuk berani menolak dan menjadi agen perubahan di lingkungan pertemanannya.


Kepala SMA Muhammadiyah Padang Panjang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program perwujudan sekolah ramah anak. “Kami ingin memastikan setiap siswa merasa dihargai, dilindungi, dan tumbuh dalam lingkungan yang positif. Sosialisasi seperti ini akan rutin kami lakukan,” ujarnya.


Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan. Banyak yang aktif bertanya dan berdiskusi, terutama terkait cara menghadapi situasi bullying di sekolah dan pergaulan.


Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan SMA Muhammadiyah Padang Panjang semakin kuat dalam membangun budaya sekolah yang ramah, bebas kekerasan, dan bebas narkoba. Mon*

Posting Komentar

0 Komentar