PASAMAN BARAT, kiprahkita.com –Untuk meningkatkan kualitas dan potensi pendidik, khususnya guru bidang studi PAI (Pendidikan Agama Islam) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, monitoring dan evaluasi (Monev) penting.
Monev dimaksud, ulasnya, bukan sekedar menjalankan tugas secara kelembagaan, tapi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru, terutama pengasuh bidang studi PAI dari satuan pendidikan masing-masing.
Penjelasan ini disampaikan Pengawas bidang studi PAI pada Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Adrifel, dihadapan peserta apel pagi di halaman kantor itu, Simpang Empat, Kamis (8/4).
Monev, ulas Pengawas PAI itu, memiliki peran penting dan sangat krusial dalam hal peningkatan kualitas SDM dan manajemen guru, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Melalui monev, akan dapat memastikan kinerja guru sejalan dengan perencanaan, tujuan pembelajaran, dan standar pendidikan.
Berikut adalah poin-poin penting mengapa monev sangat krusial untuk SDM guru:
Peningkatan Mutu Kinerja Guru: Monev menjadi mekanisme umpan balik (feedback) yang sistematis untuk mengevaluasi kompetensi pedagogik, pengelolaan kelas, dan profesionalisme guru.
Pemetaan Kompetensi dan Kebutuhan Pembinaan: Hasil monev membantu kepala sekolah dan dinas pendidikan memetakan kinerja pendidik, sehingga pembinaan atau pelatihan berkelanjutan dapat dilakukan lebih terarah.
Memastikan Kesesuaian Rencana: Monev memastikan seluruh proses pembelajaran di kelas berjalan sesuai dengan rencana kurikulum dan rencana program yang telah disusun sebelumnya.
Perbaikan dan Pengembangan Kompetensi: Hasil monev yang akurat digunakan sebagai dasar perbaikan (perbaikan berkelanjutan) dan pengembangan kualitas layanan pembelajaran.
Akuntabilitas dan Budaya Mutu: Monev bukan hanya kontrol, tetapi juga membangun budaya mutu di sekolah, di mana kinerja diukur secara objektif untuk memastikan kepuasan peserta didik dan pemangku. (gmz)*

0 Komentar