Bangga! Mudir Pesantren Internasional Kauman Lepas Santri Hafizh 30 Juz Sekaligus Penakluk 18 Kampus Dunia di Hotel Grand Aulia

PADANG PANJANG, kiprahkita.com Suasana Ballroom Hotel Grand Aulia pada Kamis (21/05/2026) mendadak bergemuruh oleh rasa haru dan tepuk tangan silih berganti. Mudir Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana, MA, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga sekaligus marwahnya saat memberikan sambutan dalam acara Haflah Khatam Tahfidz Al-Qur'an & Hadits Mi'ah Bukhari.


Santri Hafizh 30 Juz

Di hadapan ratusan wali murid dan tamu undangan, Dr. Derliana secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada puluhan santri berprestasi yang dinilainya telah berhasil mendobrak batas dan membawa nama pesantren ke kancah dunia.


"Hari ini kita menyaksikan sejarah. Santri kita tidak hanya menjaga kalamullah di dalam dada mereka dengan hafalan 30 juz dan hadits Bukhari, tetapi mereka juga membuktikan bahwa Al-Qur'an adalah motor penggerak prestasi akademik hingga mampu menaklukkan dunia," ujar Dr. Derliana dengan nada bergetar penuh haru saat memberikan sambutan.


Sebagai bentuk terima kasih atas dedikasi dan sinergi yang kuat antara pihak pesantren dan keluarga, Dr. Derliana memberikan penghargaan khusus kepada perwakilan wali santri. Penghargaan ini diberikan kepada para orang tua yang dinilai sangat aktif dan berkomitmen tinggi dalam mempromosikan Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang ke tengah masyarakat luas.

Penghargaan berharga tersebut diserahkan kepada:

Bapak Jendri Hambali (Wali dari santriwati atas nama Aulia)

Bapak Maklum Pelawi (Wali dari santri atas nama Patin Pelawi)

Bapak Hendri Novigator, M.Pd. (Wali dari santriwati atas nama Shiren)


"Pesantren ini bisa terus tumbuh dan dikenal secara global salah satunya berkat syiar dan kepercayaan yang ditularkan oleh para wali santri sekalian. Terima kasih telah menjadi bagian dari syiar kebaikan Kauman," puji Dr. Derliana.


Fokus perhatian Dr. Derliana tertuju pada capaian luar biasa para santri yang berhasil menembus perguruan tinggi internasional non-Timur Tengah. Beliau secara khusus memuji daya juang para santri yang berhasil meloloskan diri di belasan universitas top luar negeri sekaligus.


"Melihat anak kita, Abiyyu Arhab Baqir, lulus di 18 universitas luar negeri, dan Mayanggi Sephira di 13 universitas luar negeri, ini adalah pencapaian yang luar biasa. Ditambah Wildan Rahmad (5 kampus), Mutia Hafidza Nofri (3 kampus), dan Fadhel Putra Nandes (1 kampus). Kalian adalah delegasi peradaban Islam masa depan," puji Dr. Derliana disambut takbir penonton.


Tak lupa, Dr. Derliana juga melepas dengan bangga rombongan santri yang siap melanjutkan estafet keilmuan ulama ke universitas Islam paling prestisius di dunia, Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Penghargaan tinggi pun diserahkan kepada M. Afdhal Zikra, Muhammad Ja’far Ashshidiq, Fachrul Hamdi Medha, M. Khairatul Rafif, Fadlan Muhammad Fajar Lubis, serta M. Aqli Sairud yang siap bertolak ke negeri seribu menara tersebut.


Kemegahan acara semakin memuncak saat Dr. Derliana menyerahkan reward kepada lima santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 Juz sempurna, yaitu M. Aqli Sairud, Farras Kamila Tsabit, Mayanggi Sephira, Tazkiya Balqis, dan Azizi Arif, serta Firzana Hafizha yang dinobatkan sebagai Hafizh Terbaik. 


Menurut Dr. Derliana, kekuatan spiritual inilah yang menjadi fondasi utama Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. Hal ini dibuktikan pula dengan lahirnya para penjaga sunnah lewat kategori Hafalan Hadits Terbaik yang diraih oleh Fachrul Hamdi Medha (Putra) dan Najwa Syifa Qalbi (Putri).


Di akhir prosesi, Dr. Derliana bersama jajaran pimpinan pesantren menyerahkan penghargaan kepada barisan santri berprestasi lainnya, di antaranya Muhammad Rayhan, Velly Safitri, M. Tashdiq Bayelzi, Ridho Muhadil Iman, Alvy Syukri, Rifqi Aunur Rahman, Alhariri, Muhammad Ikhsan Febrian, Najwa Syifa Qalbi, Najmi Khalisya Dwi Zulfa, Muhammad Farid Bahir, Afdhalu Zikri, Aqil Dafa Jafinda, Najmi Husna Batubara, dan Sintia Ramadhani.


Mudir perempuan visioner ini berpesan agar seluruh santri yang diwisuda hari ini tetap rendah hati dan menjadikan Al-Qur'an serta Hadits sebagai kompas hidup ke mana pun mereka melangkah kelak.


"Keberhasilan dengan prestasi segudang ini barulah awal. Di luar sana, dunia yang sesungguhnya telah menunggu kontribusi nyata dari alumni Kauman Padang Panjang. Jaga shalat, jaga hafalan, dan tetaplah menjadi kader Muhammadiyah yang mencerahkan semesta," tutup Dr. Derliana, mengakhiri pidato penuh indahnya yang disambut *standing ovation* dari seluruh hadirin. (TR)*

Baca Juga

http://www.kiprahkita.com/2026/05/rw-02-kampung-batu-rw-terbaik-padang.html

Posting Komentar

0 Komentar