Doa Kami Untukmu Ananda Almarhum Afdhalu Zikri

PADANG PANJANG, kiprahkita.com Apa yang dapat kami ungkapkan, selain rasa duka yang mendalam. Kami memang berbahagia melepas 142 santri yang tamat di kelas XII MA KM Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. Kami merayakannya dengan Haflah Tahfiz Alquran hari ini.

Rasa sedih tak dapat kami hindari. Saat pemanggilan salah satu ananda kami Afdhalu Zikri yang sudah berada di sisi Allah SWT per 10 Mei 2026. Semua kami menyanyanginya. Semua teman-temannya tidak dapat menahan air mata.

Doa Kami Untukmu Ananda Almarhum Afdhalu Zikri


Masa-masa indah mereka 3 tahun di Kauman terpatri di ingatan mereka. Semua sahabatnya di Kauman akan selalu mengingatnya.

Almarhum sudah melewati semua proses untuk tamat di MA KM. Sudah diumumkan lulus pada 04 April 2026 lalu. Namun Allah lebih sayang padanya. Sebelum momen hari ini, Allah lebih dahulu memanggil-NYA.

Pak Zaitul, Ayahnda dari Ananda dan Ibunda serta sang kakak. Mau hadir hari ini dalam momen ini.
Allohu... keluarga yang kuat. Dalam momen ini mereka mau hadir.

Bahkan kamipun berikan kesempatan bicara pada sang Ayah. Pak Zaitul berkata "Bapak dan Ibu walisantri semuanya, saat ananda kita titipkan di sini dan sudah melalui 3 tahun, hari ini mereka bisa Bapak ibu bawa pulang. Tapi anak kami... sudah dipanggil pemiliknya. Dengan nada sedih dan air mata, beliau sampaikan. Bersyukurlah Bapak dan Ibu."

Saya sampaikan pada Bapak dan Ibu hadirin semuanya, saya sangat bangga dengan didikan MA KM Kauman, saya katakan ini bukan liftsing, tapi saya saksi mata melihat anak-anak Kauman sejak anak saya dirawat pasca kecelakaan hingga pemakaman.

Kita boleh menilai anak-anak kita, menurut saya bukan dari nilainya. Tapi dari karakternya di tengah masyarakat. Anak-anak MA KM sudah buktikan bahwa mereka memiliki karakter yang luar biasa. Saat anak kami di rumah sakit, secara bergantian anak-amak MA KM datang menghibur anak kami. Tidak siang saja dan bahkan malam pun mereka selalu hadir.

Pada saat pemakaman Ananda kami, semua anak-anak kita ini datang dan ikut penyelenggaraan. Semua mereka berduka, hingga membacakan ayat-ayat Quran di depan Ananda kami dan mendoakannya. Ikut semua prosesi penyelenggaraan.

Yang lebih mengagumkan kami dan masyarakat adalah pada saat santri Kauman sudah berwuduk lebih awal dan memasuki mushalla. Karena memang tidak muat semuanya di rumah setelah pelayat lain datang.

Mereka Ananda kita ini mengambil sikap bacakan 1 Juz Alquran untuk Ananda kami. Lalu mereka ikut menyolatkan, dan terdepan di pemakaman. Lama mereka mengelilingi kuburan anak kami dan berdoa.
Kami ucapkan terimakasih atas semua didikan terbaik dari Kauman ini. Beri maaf anak kami ya Ustadz Ustadzah. Bapak dan Ibu Walisantri semuanya. Tutupnya. Tak terasa seluruh hadirin menitikkan air mata. *

Posting Komentar

0 Komentar