Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi melepas 386 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Padang dalam sebuah prosesi khidmat di Masjid Nurul Iman, Kamis (23/4/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Padang menjadi daerah yang maju dan sejahtera di masa mendatang.
“Doakan kota yang kita cintai ini, kota yang sedang berbenah, agar dalam beberapa dekade ke depan menjadi kota yang menyejahterakan, memajukan, dan rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Kota Padang terus diarahkan pada visi yang berlandaskan nilai agama dan budaya, dengan tujuan mewujudkan kota yang maju, sejahtera, pintar (smart city), dan sehat. Nilai-nilai Minangkabau, seperti Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, disebutnya tetap menjadi landasan utama dalam pembangunan tersebut.
Selain itu, Fadly Amran mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia menyoroti perbedaan kondisi cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi yang lebih panas dan kering.
“Jaga pola makan, ikuti arahan dokter, dan jangan memaksakan diri jika kondisi fisik tidak memungkinkan,” pesannya, sembari mengapresiasi kesiapan tim medis dan petugas pendamping.
Menutup sambutannya, Fadly Amran menyampaikan harapan dan doa yang tulus kepada seluruh jemaah.
“Mohon bapak dan ibu ingat kami, ingat Kota Padang, dan negara kita dalam doa. Insyaallah, doa kami juga akan selalu menyertai perjalanan ibadah bapak dan ibu agar dimudahkan oleh Allah SWT,” tuturnya.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru dan ditutup dengan pembacaan basmalah bersama sebagai tanda resmi keberangkatan Jemaah Haji Kloter 1.
Berdasarkan data panitia, 386 jemaah yang tergabung dalam Kloter 1 terdiri dari 154 laki-laki dan 232 perempuan. Jemaah tertua tercatat atas nama Ranyam Jamaan Arif (84), sementara jemaah termuda adalah Latifa Savina Putri Zuhrizal (15). (/rel)*
0 Komentar