DHARMASRAYA, kiprahkita.com –Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy dan Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy kembali mendorong usulan pembangunan feeder toll Dharmasraya–Rengat agar masuk dalam penguatan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya sejumlah kepala daerah di Sumatera Barat dalam memperjuangkan berbagai proyek strategis yang dinilai mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah selatan dan tenggara Sumatera Barat.
![]() |
| Bupati Annisa |
Dalam kesempatan itu, Annisa menyampaikan apresiasi kepada Wagub Sumbar Vasko Ruseimy yang tetap aktif mendampingi para kepala daerah dalam memperjuangkan proyek strategis, meskipun baru saja mengalami kecelakaan.
“Terima kasih Uda Wagub yang tetap mendampingi perjuangan beberapa kepala daerah Sumatera Barat bersama Menteri Bappenas dalam mendorong proyek-proyek strategis untuk daerah,” ujar Annisa.
Menurutnya, pembangunan feeder toll Dharmasraya–Rengat yang nantinya terhubung dengan jaringan Tol Trans Sumatera akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan ekonomi kawasan.
Ia menjelaskan, keberadaan jalur feeder toll tersebut diyakini mampu membuka akses pasar yang lebih luas, memangkas waktu tempuh distribusi barang, sekaligus menurunkan biaya logistik dan produksi.
“Daerah-daerah yang memiliki sumber daya dan bahan baku melimpah nantinya akan semakin kompetitif. Selain itu, pembangunan ini juga diharapkan dapat mempercepat hilirisasi komoditas unggulan di wilayah Sumatera Barat bagian selatan dan Sumatera bagian tengah,” katanya.
Annisa berharap perjuangan pembangunan feeder toll tersebut dapat berjalan lancar dan memperoleh dukungan penuh dari pemerintah pusat, mengingat dampaknya dinilai sangat besar bagi masyarakat maupun dunia usaha.
Dengan berkurangnya biaya logistik serta semakin terbukanya akses menuju pusat-pusat industri, proyek tersebut diyakini dapat menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan pekerjaan baru, dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera.*

0 Komentar