Masyarakat Danau Maninjau Desak Perbaikan Jalan Kelok 44 dan Sungai Landia


AGAM, kiprahkita.com Masyarakat kawasan Danau Maninjau menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar segera memperbaiki ruas jalan provinsi Lubuk Basung–Bukittinggi, terutama di jalur Kelok 44 dan kawasan Sungai Landia yang mengalami kerusakan parah akibat longsor.


Permohonan itu disampaikan melalui surat terbuka yang berisi harapan agar pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk menangani kondisi jalan yang dinilai semakin membahayakan pengguna jalan.


Warga menyebut, sudah sekitar enam bulan sejak longsor terjadi, namun kondisi jalan hingga kini masih memprihatinkan. Tanah yang labil, badan jalan yang rusak, serta ancaman longsor susulan membuat masyarakat dihantui rasa takut setiap kali melintas di kawasan tersebut.


“Jalan rusak, tanah labil, serta longsor yang terus mengancam membuat masyarakat dihantui rasa takut saat bepergian,” demikian isi surat terbuka masyarakat kawasan Danau Maninjau.


Masyarakat menilai jalur Lubuk Basung–Bukittinggi merupakan akses vital yang digunakan setiap hari oleh warga, pedagang, petani, wisatawan, hingga kendaraan pengangkut kebutuhan pokok. Kerusakan jalan disebut tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa masyarakat.


Warga berharap pemerintah daerah dan pemerintah provinsi segera mempercepat proses perbaikan sebelum kembali menimbulkan korban.


“Kami hanya ingin rasa aman saat melewati jalan ini. Semoga suara hati masyarakat kecil ini dapat didengar dan menjadi perhatian bersama,” tulis masyarakat dalam surat tersebut.


Masyarakat juga berharap penanganan dilakukan secara serius dan berkelanjutan mengingat jalur Kelok 44 merupakan salah satu akses utama dan ikon wisata di Kabupaten Agam yang setiap harinya dilalui banyak kendaraan. KKNB*



Kepada Pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dengan penuh harapan, kami masyarakat kawasan Danau Maninjau menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar segera memperbaiki jalan provinsi Lubuk Basung – Bukittinggi, khususnya jalur Kelok 44 dan kawasan Sungai Landia yang saat ini mengalami kerusakan parah akibat longsor.

Kurang lebih enam bulan telah berlalu sejak bencana longsor terjadi, namun hingga kini kondisi jalan masih sangat memprihatinkan dan membahayakan masyarakat yang setiap hari melintas. Jalan rusak, tanah labil, serta longsor yang terus mengancam membuat masyarakat dihantui rasa takut saat bepergian.

Jalur ini merupakan akses penting bagi masyarakat, pedagang, petani, wisatawan, dan kendaraan pengangkut kebutuhan pokok. Kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa masyarakat.

Melalui surat ini, kami memohon dengan tulus kepada pemerintah terkait agar segera mengambil tindakan nyata dan mempercepat perbaikan jalan sebelum kembali memakan korban.

Kami hanya ingin rasa aman saat melewati jalan ini. Semoga suara hati masyarakat kecil ini dapat didengar dan menjadi perhatian bersama.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Uda Hendra*


Posting Komentar

0 Komentar