TANAH DATAR, kiprahkita.com –Masyarakat yang berada di sekitar kawasan Gunung Marapi, khususnya di Kecamatan Salimpaung dan wilayah sekitarnya, diimbau untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Marapi yang mengeluarkan abu vulkanik.
Pada Sabtu (30/5/2026), pemerintah mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh paparan abu vulkanik. Penggunaan masker dinilai menjadi langkah sederhana namun efektif untuk melindungi saluran pernapasan dari partikel abu yang terbawa angin.
![]() |
| Warga Salimpaung Diimbau Gunakan Masker Akibat Abu Vulkanik Gunung Marapi |
Abu vulkanik diketahui dapat membahayakan kesehatan apabila terhirup dalam jumlah tertentu. Dampak yang dapat muncul antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, sesak napas, serta iritasi pada mata dan kulit.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga disarankan untuk membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak terlalu penting, menutup sumber air dan makanan agar tidak terkontaminasi abu vulkanik, serta segera membersihkan abu yang menempel di lingkungan sekitar dengan cara yang aman.
Warga yang mengalami gangguan pernapasan, iritasi mata, atau keluhan kesehatan lainnya akibat paparan abu vulkanik diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Pemerintah daerah terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi dan mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari instansi terkait serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker dan menerapkan langkah-langkah pencegahan lainnya, diharapkan risiko gangguan kesehatan akibat abu vulkanik dapat diminimalkan.
HIMBAUAN MENGGUNAKAN MASKER

0 Komentar