40 Orang Santri Perguruan Diniyyah Puteri Kelas VIII Ikuti Kegiatan Studi Edukatif Internasional

SINGAPORE, kiprahkita.com Sebanyak 40 orang santri kelas VIII mengikuti kegiatan studi edukatif internasional yang didampingi langsung oleh pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri, Kepala Departemen Pendidikan, kepala madrasah, wakil kepala bidang akademik dan kesiswaan, serta wakil kepala asrama. Selama enam hari perjalanan, para santri memperoleh pengalaman belajar yang luar biasa, tidak hanya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga budaya, sejarah, dakwah, kepemimpinan, serta wawasan global.


Perjalanan dimulai dari asrama menuju Batam dan dilanjutkan ke Singapore. Setibanya di Negeri Singa, rombongan mengunjungi Pulau Sentosa dan berfoto di ikon terkenal USS Globe. Pada malam harinya, para santri menyaksikan pertunjukan spektakuler Wings of Time yang memadukan teknologi proyeksi visual, air mancur menari, efek api, laser, serta simfoni kembang api yang memukau.




Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan shalat Subuh dan zikir bersama di Masjid Husein Sulaiman, kemudian dilanjutkan dengan sesi pembelajaran bersama Prof. Dr. H. Andrivo Rusdy. Setelah itu, rombongan mengunjungi National University of Singapore dan berdiskusi bersama para pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di sana. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Merlion Park, URA City Gallery, serta Gardens by the Bay untuk menambah wawasan tentang tata kota modern dan keindahan alam buatan di Singapore.


Menjelang malam, rombongan mengunjungi Masjid Sultan guna mempelajari sejarah perkembangan Islam di Singapore. Setelah seluruh rangkaian kegiatan di Singapore selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Negeri Sembilan, Malaysia, dan menginap di Kampung Hijrah Seremban yang menjadi homestay sekaligus tempat persinggahan selama berada di Malaysia.


Pada hari ketiga, para santri mengikuti pembelajaran mengenai proses pembuatan cokelat di Beryl’s. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan edukatif ke kawasan KLCC dan Petrosains. Di sana, para santri berkesempatan mencoba berbagai teknologi interaktif serta wahana edukasi modern yang menambah wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi. Usai kegiatan di Kuala Lumpur, rombongan kembali menuju Kampung Hijrah. Para santri juga menikmati suasana homestay dengan mengunjungi kebun binatang mini serta mencoba berbagai wahana yang tersedia di area kolam.


Pada hari keempat, rombongan mengunjungi Putrajaya dan melaksanakan shalat Dhuha di Masjid Putra. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke International Islamic University Malaysia (IIUM). Para santri memperoleh wawasan tentang sistem pendidikan Islam internasional melalui campus tour serta kunjungan ke perpustakaan IIUM. Sore harinya, rombongan menikmati keindahan Genting Highland melalui perjalanan cable car.


Pada hari kelima, kegiatan dimulai dengan kunjungan ke YADIM untuk berdiskusi mengenai tantangan dakwah di masa depan. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Melaka dengan berbagai destinasi edukatif dan budaya seperti Giant Bee Farm, Menara Taming Sari, Muzium Art Melaka, Melaka River Cruise, hingga Masjid Selat Melaka. Selain belajar, para santri juga menikmati keindahan sejarah dan budaya kota Melaka.


Pada hari keenam, sebelum kembali ke tanah air, rombongan singgah ke Darul Ulum untuk bersilaturahmi dan berdiskusi bersama para santri di sana. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju bandara untuk kembali ke Indonesia.


Menurut Kepala Madrasah, Umi Rasyidah, EduTrip ini menjadi pengalaman berharga bagi para santri untuk memperluas wawasan internasional, melatih kemandirian, serta mempraktikkan nilai-nilai dan latihan 3 karakter santri Diniyyah Puteri dalam kehidupan nyata. “Semoga anak-anak mendapatkan pengalaman yang bermakna, memperluas cara berpikir, serta tumbuh menjadi generasi yang siap membawa banyak manfaat bagi agama, bangsa dan negara,” ungkap beliau.


Semoga setiap langkah dalam EduTrip ini menjadi pengalaman berharga yang menginspirasi para santri untuk terus belajar, bermimpi besar, serta berani menebar kebaikan di mana pun berada.


Sampai bertemu kembali di perjalanan EduTrip berikutnya, dengan pengalaman baru, ilmu baru, dan cerita inspiratif lainnya.*

Posting Komentar

0 Komentar