Diskoperindag dan UKM, Operasi Pasar di Paraman Ampalu

PASAMAN BARAT, kiprahkita.com Mengingat kondisi perekonomian tidak stabil, dan untuk meringankan beban masyarakat, Tim Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM Pasaman Barat, Senin (10/8) gelar operasi pasar di Paraman Ampalu, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh.




Operasi pasar bahan pokok tahun 2026, dilaksanakan di beberapa pasar nagari se Pasaman Barat, seperti di pasar nagari Paraman Ampalu hari ini (Senin-red), kata Kepala Dinas, Agusli, didampingi timnya saat beraktivitas di pasar nagari, Paraman Ampalu, 


Kegiatan sehari penuh digagas Tim tekns Dinas Koperindag bersama pemerintah Nagari Rabi Jonggor, merupakan program dari Pemerintah Pasaman Barat. Sejak dimulainya pasar murah, antusias masyarakat sangat antusias , memanfaatkan momen ini cukup tinggi.


Sebelum melakukan transaksi jual-beli di operasi pasar murah, ulas Agusli, tentu ada persyaratan administrasi dipenuhi setiap calon pembeli. Syarat yang dimaksud adalah, membawa  foto kopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan sejumlah uang yang dibutuhkan untuk transaksi jual-beli bahan pangan itu sendiri.


Setidaknya harga -harga dari berbagai bahan pokok bersubsidi Kabupaten Pasaman Barat tahun 2026 yang dijual antara lain : Beras IR 42 kemasan 5 kg dengan harga Rp.77.500,- ,begitu juga Beras IR 42 kemasan 10 kg dengan harga Rp. 154.000,-,sedangkan beras Pulen 64 kemasan 5 kg harganya hanya Rp.75.000.


Sementara beras Pulen 64 kemasan 10 kg turun lima ratus rupiah,sehingga harganya menjadi Rp.149.500,-,selanjutnya harga Minyak Murni dan Kita kemasan 1 kg dengan harga Rp.18.000,- ,sedangkan Gula Pasir kemasan 1 kg harganya hanya Rp.16.000 saja


PJ. Walinagari Rabi Jonggor,  Muhammad Zunni, katakan, operasi pasar murah, seperti digelar hari ini, sangat membantu dan aktivitasnya ditunggu masyarakat. Atas nama pemerintah nagari bersama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Pasaman Barat bersama pihak terkait lainnya. (gmz)

Posting Komentar

0 Komentar