Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik Rampung, Andre Rosiade: Bukti Nyata Perhatian Pemerintah untuk Sumbar

PESISIR SELATAN, kiprahkita.com Pembangunan Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik di Nagari Limau Gadang Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, akhirnya rampung dan dapat dimanfaatkan masyarakat.


Penyelesaian jembatan yang menjadi akses penting bagi masyarakat tersebut mendapat apresiasi. Tim Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sumatera Barat bersama kontraktor pelaksana dinilai telah bekerja secara profesional sehingga pembangunan berjalan sesuai dengan rencana.




Jembatan tersebut dibangun pemerintah melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025–2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp4.654.354.000, termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11 persen.


Pembangunan menggunakan skema Kontrak Tahun Jamak atau Multi Years Contract sehingga proses pengerjaan dapat dilaksanakan secara lebih efektif. Kontrak pembangunan jembatan tersebut ditandatangani pada 19 Desember 2025.


Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, turut meninjau langsung kondisi Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik, Kamis (20/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Andre didampingi Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi.


Di hadapan masyarakat, Andre menyebut pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu bukti nyata perhatian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan di Sumatera Barat.


Ia mengungkapkan, jembatan sebelumnya mengalami kerusakan dan putus akibat bencana banjir pada 2024, atau sebelum Prabowo menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.


"Jembatan ini putus sebelum Pak Prabowo jadi presiden. Dan alhamdulillah setelah Pak Prabowo jadi presiden, jembatan ini dibangun," kata Andre.


Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari masyarakat yang hadir.

"Iyo!" jawab warga serentak.


Andre mengatakan, pembangunan kembali jembatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan anggaran pembangunan dalam jumlah besar bagi Sumatera Barat.


Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan anggaran hampir Rp19 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera Barat pascabencana alam.


"Ini menunjukkan bahwa janji kami kalau Pak Ambo jadi presiden, triliunan rupiah kami bawa ke Sumbar, ini salah satu kita wujudkan," tegas Andre.


Rampungnya Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik diharapkan semakin memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga di kawasan tersebut.


Kehadiran kembali jembatan ini juga menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memulihkan infrastruktur yang terdampak bencana, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses transportasi yang aman dan layak.*

Posting Komentar

0 Komentar