SUMATERA BARAT – Rasa syukur dan haru mewarnai keberhasilan kontingen Sumatera Barat dalam mempertahankan posisi sebagai Juara Umum MTQ Korpri VIII Tingkat Nasional Tahun 2026.
Di balik capaian tersebut, tersimpan perjuangan panjang dan berbagai dinamika yang mengiringi proses hingga pengumuman hasil akhir. Salah seorang peserta yang turut menyumbangkan poin bagi Sumatera Barat mengungkapkan rasa syukur sekaligus tidak menyangka dapat mencapai hasil sejauh itu.
“Alhamdulillah, upaya sudah maksimal dan Allah SWT jualah yang menetapkan,” ungkapnya.
Menurutnya, berbagai peristiwa yang terjadi menjelang pengumuman menjadi pengalaman sekaligus ujian tersendiri. Ia menyebut, perjalanan menuju hasil akhir diwarnai berbagai drama yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya.
“Sungguh luar biasa skenario Allah. Berbagai drama jelang pengumuman benar-benar menjadi ujian,” tulisnya.
Meski demikian, seluruh proses tersebut akhirnya terbayarkan dengan hasil yang membanggakan. Kontribusi poin yang diberikan turut membantu Sumatera Barat mempertahankan gelar juara umum pada MTQ Korpri VIII Tingkat Nasional 2026.
Capaian tersebut sekaligus menjawab harapan Gubernur Sumatera Barat serta masyarakat Sumatera Barat agar prestasi sebagai juara umum dapat dipertahankan.
“Tak pernah menyangka bisa sejauh ini. Allah Maha Baik,” ujarnya penuh rasa syukur.
Keberhasilan Sumatera Barat mempertahankan gelar juara umum tidak terlepas dari kontribusi para peserta yang berjuang di berbagai cabang perlombaan. Setiap poin yang diraih menjadi bagian penting dalam menentukan posisi akhir kontingen.
Bagi peserta tersebut, hasil yang diraih bukan semata-mata tentang kemenangan pribadi, tetapi juga tentang kesempatan memberikan kontribusi bagi daerah.
“Upaya sudah maksimal, selebihnya Allah SWT jualah yang menetapkan,” menjadi ungkapan yang menggambarkan rasa syukur atas seluruh proses yang telah dilalui.
Prestasi tersebut diharapkan semakin memperkuat tradisi Sumatera Barat sebagai salah satu daerah yang memiliki kekuatan dalam pengembangan syiar Al-Qur'an dan pembinaan aparatur yang berprestasi di bidang keagamaan. (*)

0 Komentar