Seorang remaja asal Kabupaten Solok, Sumatera Barat, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Nurul Aini, gadis asal Cubadak, Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, sukses diterima di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir untuk tahun ajaran 2026.
Dilansir dari Suhanews, Aini dikenal sebagai sosok yang unggul dalam bidang Bahasa Arab sejak duduk di bangku sekolah. Ia merupakan lulusan MAN 1 Bukittinggi yang memiliki segudang prestasi akademik, khususnya dalam kompetisi bahasa.
Di antaranya, Aini berhasil meraih Medali Emas dalam ajang Quartal Language Olympiade tingkat nasional untuk kategori SMA/MA pada tahun 2024 dan 2025. Tak hanya itu, ia juga telah memiliki hafalan Al-Qur’an sebanyak 4 juz dengan predikat tahfiz jayyid.
Aini lahir di Air Dingin pada 2 Desember 2007. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, buah hati pasangan Hendra, seorang petani, dan Mulmaini yang bekerja sebagai staf tata usaha di MTsN 5 Solok. Pendidikan dasarnya ditempuh di MIN 4 Solok, kemudian melanjutkan ke MTsN 2 Solok sebelum akhirnya bersekolah di MAN 1 Bukittinggi.
Sejak kecil, Aini telah memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri dan menjadi seorang dosen. Tekad tersebut terus ia pupuk dengan belajar tekun serta mengikuti berbagai program tambahan, termasuk les Bahasa Arab di Bukittinggi.
“Alhamdulillah, suatu kebanggaan bagi kami, Aini lulus di Universitas Al-Azhar sesuai cita-citanya. Semoga pendidikannya berjalan lancar hingga selesai,” ujar sang ibu, Mulmaini.
Saat ini, Aini tengah menjalani masa karantina di Bukittinggi sebagai persiapan sebelum keberangkatan ke Mesir yang dijadwalkan pada akhir September 2026.
Kepala MAN 1 Bukittinggi, Zulfadhli Alfa, turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan Aini menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi berprestasi yang siap bersaing di tingkat global.
“Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi siswa lain bahwa tidak ada mimpi yang terlalu tinggi jika diiringi usaha, semangat, dan doa,” ungkapnya.
Apresiasi juga datang dari Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Kasi Pendidikan Madrasah, Aldy Heko Putra. Ia menyebut diterimanya Aini di Universitas Al-Azhar sebagai bukti nyata kualitas pendidikan madrasah yang mampu mencetak generasi unggul, baik dalam akademik maupun keagamaan.
Dengan pencapaian ini, Nurul Aini diharapkan dapat membawa nama baik daerah dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk berani bermimpi besar dan menembus dunia internasional. *

0 Komentar