Abdul Mu’ti: Muktamar Muhammadiyah Harus Jadi Teladan dalam Bermusyawarah

JAKARTA — Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti berharap pelaksanaan Muktamar ke-49 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan dan penyusunan arah organisasi, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menjalankan tradisi permusyawaratan.


Harapan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti pada Sabtu (3/10) saat memberikan sambutan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Steering Committee (SC) Muktamar ke-49 Muhammadiyah pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Materi Muktamar ke-49.




Menurut Abdul Mu’ti, Muktamar merupakan momentum penting bagi Muhammadiyah untuk memperkuat budaya organisasi yang menjunjung tinggi musyawarah, ketertiban, serta kematangan dalam mengambil keputusan.


Karena itu, seluruh rangkaian Muktamar diharapkan dapat berlangsung secara tertib, demokratis, dan mengedepankan kepentingan persyarikatan. Proses permusyawaratan yang dijalankan dengan baik akan memperkuat legitimasi setiap keputusan yang dihasilkan.


Abdul Mu’ti menekankan, Muhammadiyah memiliki pengalaman panjang dalam mengelola dinamika organisasi melalui tradisi musyawarah. Tradisi tersebut perlu terus dijaga agar Muktamar tidak hanya menghasilkan keputusan strategis, tetapi juga memperlihatkan praktik berorganisasi yang dapat menjadi contoh bagi organisasi lainnya.


Sebagai Ketua SC Muktamar ke-49 Muhammadiyah, Abdul Mu’ti juga berharap seluruh tahapan persiapan, termasuk pembahasan materi Muktamar, dapat dilakukan secara matang dan konstruktif. Dengan demikian, berbagai gagasan yang muncul dapat menjadi bagian dari rumusan keputusan yang membawa Muhammadiyah semakin maju.


Muktamar ke-49 Muhammadiyah nantinya diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus peneguhan arah perjuangan persyarikatan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.


Bagi Muhammadiyah, Muktamar bukan sekadar agenda rutin lima tahunan. Lebih dari itu, forum permusyawaratan tertinggi tersebut menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan kebijakan, serta meneguhkan komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.


Kalau bestie ingin, judulnya juga bisa dibuat lebih menggigit, misalnya: “Abdul Mu’ti Ingin Muktamar ke-49 Muhammadiyah Jadi Contoh Demokrasi Organisasi”.Abdul Mu’ti: Muktamar Muhammadiyah Harus Jadi Teladan


Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti berharap Muktamar ke-49 Muhammadiyah berlangsung tertib dan menjadi teladan bagi organisasi lain dalam menjalankan permusyawaratan.


Hal tersebut disampaikan Abdul Mu’ti pada Sabtu (3/10) dalam sambutannya sebagai Ketua Steering Committee (SC) Muktamar ke-49 Muhammadiyah pada Focus Group Discussion (FGD) Materi Muktamar ke-49.*

Posting Komentar

0 Komentar