Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kabupaten Agam menggelar pelatihan peningkatan strategi kewirausahaan bagi 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama dua hari di Surau Ka'bah, Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Kamis (22/10).
Kabid UKM, Asrial, selaku pelaksana menyampaikan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan pelaku usaha agar mampu mengembangkan bisnis secara inovatif, kreatif, dan berkelanjutan di tengah persaingan pasar.
Peserta dibekali materi strategi pengembangan usaha, pengelolaan keuangan, peningkatan kualitas produk, pemasaran digital, serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar.
Anggota DPRD Agam, Ustadz M. Zulfikri, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa penguatan kapasitas UMKM merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Kepala Dinas KUKM Kabupaten Agam, Endrimelson, berharap pelatihan tersebut memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, terutama dalam meningkatkan kemampuan mengidentifikasi peluang bisnis, menyusun perencanaan usaha, dan menerapkan strategi pemasaran yang efektif.
“Melalui pelatihan ini, kita berharap para pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas produk, mengelola keuangan dengan lebih baik, serta memanfaatkan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan demikian, UMKM di Kabupaten Agam semakin berkembang dan mampu bersaing,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Endrimelson juga mengajak masyarakat menyukseskan pendataan Bantuan Presiden (Banpres) bagi UMKM terdampak bencana. Pendataan dapat diakses melalui https://linktr.ee/pendataanbanpresagam2026 dengan memilih formulir sesuai kecamatan masing-masing.
Dinas KUKM Agam berkomitmen melanjutkan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan untuk memperkuat daya saing UMKM serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.*

0 Komentar