IDI Agam Edukasi 100 Pelajar tentang Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan HIV/AIDS

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Agam menggelar Seminar Kesehatan Reproduksi di Aula SMA Negeri 1 Lubuk Basung, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan dalam rangka HUT ke-76 IDI bertema “IDI Berkemajuan Berbakti untuk Bangsa” ini diikuti sekitar 100 pelajar SMA/SMK, MAN, dan sederajat se-Kabupaten Agam bersama guru pendamping. 


Ketua IDI Cabang Agam, dr. Valencia, Sp.PA., MARS, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian dokter dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja, terutama terkait pubertas, perawatan organ reproduksi, pencegahan penyakit menular seksual, serta risiko perilaku yang membahayakan kesehatan. 




“Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi, perubahan diri pada masa pubertas, kebersihan dan perawatan organ reproduksi, serta cara penularan penyakit seksual. Kita berharap para siswa mampu menjaga diri dan memahami risiko dari perilaku yang dapat membahayakan kesehatan,” ujarnya. 


Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, mengingatkan pelajar pentingnya memahami penularan HIV/AIDS dan menerapkan perilaku hidup sehat. Ia menjelaskan, orang yang terinfeksi HIV dapat terlihat sehat sehingga edukasi dan pencegahan sejak dini sangat diperlukan. 


“Penyakit HIV/AIDS harus kita cegah sejak dini. Orang yang terinfeksi HIV bisa saja terlihat sehat dan tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. Karena itu, pengetahuan mengenai cara penularan dan pencegahannya sangat penting bagi generasi muda,” ungkapnya. 


Ia juga mengajak guru membangun komunikasi terbuka dengan siswa serta memberikan pendampingan tanpa menghakimi. Pelajar yang memiliki pertanyaan atau kekhawatiran terkait kesehatan reproduksi maupun kondisi psikologis diharapkan tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. 


“Anak-anak kita perlu dirangkul dan didampingi. Berikan pemahaman yang benar agar mereka mampu menjaga diri dan terhindar dari risiko yang dapat mengganggu kesehatan serta masa depan mereka,” pesannya. *

Posting Komentar

0 Komentar