IKM, PKPS dan IK Caniago Indragiri Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tapan

PESISIR SELATAN, kiprahkita.com –Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Kecamatan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, terus mengalir. Kali ini, bantuan datang dari Ikatan Keluarga Minang (IKM), PKPS, dan IK Caniago Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.


Rombongan yang dipimpin Jon bersama lima orang pengurus organisasi tersebut diterima Staf Ahli Bupati Pesisir Selatan Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan (Ekobangkeu), Dailipal, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pesisir Selatan, Wendi, Kamis (22/10/2026), sekitar pukul 10.45 WIB.




Kedatangan rombongan tersebut bertujuan menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Tapan. Bantuan yang dibawa berupa kebutuhan pokok atau sembako serta santunan bagi enam kepala keluarga (KK) yang rumahnya hanyut akibat bencana.


Bantuan tersebut direncanakan diantarkan langsung ke lokasi terdampak di Tapan. Langkah itu dilakukan agar bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.


Rombongan dijadwalkan bertolak menuju Tapan sekitar pukul 13.00 WIB. Setibanya di lokasi, mereka akan disambut di posko penanganan bencana oleh Ketua DPRD Pesisir Selatan, unsur pemerintah kecamatan, serta wali nagari setempat.


Kehadiran berbagai organisasi perantau Minangkabau dalam membantu korban bencana menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat di kampung halaman. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.


Bencana yang melanda kawasan Tapan sebelumnya telah berdampak terhadap permukiman dan aktivitas masyarakat. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, organisasi kemasyarakatan, maupun para perantau, sangat dibutuhkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.


Aksi solidaritas IKM, PKPS, dan IK Caniago Indragiri Hulu ini sekaligus memperlihatkan kuatnya ikatan kekeluargaan masyarakat Minangkabau di perantauan. Kepedulian tersebut diharapkan terus berlanjut sehingga masyarakat terdampak bencana di Pesisir Selatan dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.*

Posting Komentar

0 Komentar