Pengertian Halaman Makalah
Halaman makalah adalah bagian dari dokumen ilmiah yang berfungsi untuk menyusun dan menyajikan isi makalah secara terstruktur, mulai dari halaman sampul, kata pengantar, daftar isi, bab pendahuluan, pembahasan, penutup, hingga daftar pustaka.
Dalam penulisannya, halaman makalah diberi nomor untuk memudahkan pembaca menemukan bagian tertentu. Penomoran halaman umumnya menggunakan angka Romawi kecil (i, ii, iii, dan seterusnya) untuk bagian awal makalah, sedangkan angka Arab (1, 2, 3, dan seterusnya) digunakan mulai dari BAB I hingga bagian akhir makalah. Format ini dapat disesuaikan dengan pedoman penulisan yang ditetapkan oleh perguruan tinggi atau dosen.
Kita buat nomor halaman makalah sesuai format yang umum digunakan untuk tugas kuliah S2:
Sampul: tidak ada nomor halaman.
Kata pengantar dan daftar isi: angka Romawi kecil (i, ii, iii, dan seterusnya).
BAB I: dimulai dari angka Arab 1, lalu berlanjut sampai daftar pustaka.
Hasilnya: halaman berikutnya menjadi bagian baru, terpisah dari sampul.
Kunci utamanya adalah menggunakan Section Break (Pemisah Bagian) supaya penomoran bagian awal dan isi makalah bisa diatur secara terpisah.
Langkah 1 — Pisahkan halaman sampul dari isi awal
1. Buka makalahmu di Microsoft Word.
2. Letakkan kursor di bagian paling akhir halaman sampul, tepat setelah tulisan terakhir.
3. Klik menu Layout → Breaks → pada bagian Section Breaks, pilih Next Page.
Langkah 2 — Pisahkan bagian awal dari BAB I
Sekarang kita perlu membuat pemisah lagi sebelum BAB I.
Buka halaman yang berisi judul BAB I PENDAHULUAN.
Letakkan kursor tepat di depan tulisan BAB I.
Klik Layout → Breaks → Section Breaks → Next Page.
Sekarang dokumenmu memiliki tiga bagian: sampul, bagian awal, dan isi makalah mulai BAB I.
Langkah 3 — Beri nomor Romawi pada bagian awal
Buka halaman Kata Pengantar.
Klik dua kali bagian bawah halaman untuk membuka Footer.
Pada menu Header & Footer, pastikan opsi Link to Previous tidak perlu dimatikan untuk bagian ini jika sampul memang belum memiliki nomor. Kita akan mengaturnya pada bagian BAB I nanti.
Klik Insert → Page Number → Bottom of Page.
Pilih posisi nomor yang diminta dosen, misalnya tengah bawah.
Klik Page Number → Format Page Numbers.
Pada pilihan Number format, pilih i, ii, iii, ....
Pilih Start at: i, lalu klik OK.
Nomor Romawi sekarang akan digunakan pada bagian awal makalah.
Langkah 4 — Mulai BAB I dari angka 1
Ini langkah paling penting.
1
Buka Footer BAB I
Klik dua kali bagian bawah halaman BAB I.
2
Matikan Link to Previous
Di menu Header & Footer, klik Link to Previous sampai tidak aktif. Ini memutus hubungan Footer BAB I dengan bagian sebelumnya.
3
Ubah format nomor
Klik Page Number → Format Page Numbers. Pilih format 1, 2, 3, ..., kemudian pilih Start at: 1 dan klik OK.
4
Masukkan nomor halaman
Jika nomor belum muncul, pilih Insert → Page Number → Bottom of Page, lalu pilih posisi yang diinginkan.
Langkah 5 — Periksa hasilnya
Pastikan susunan nomor halamanmu seperti ini:
Halaman | Nomor yang tampil |
|---|---|
Sampul | Tidak ada |
Kata Pengantar | i |
Daftar Isi | ii, iii, dan seterusnya |
BAB I | 1 |
BAB II | Melanjutkan nomor sebelumnya |
BAB III | Melanjutkan nomor sebelumnya |
Daftar Pustaka | Melanjutkan nomor sebelumnya |
Perhatian: Jika BAB I harus bernomor 1, tetapi nomor 1 terletak di tengah bawah halaman judul BAB I dan halaman berikutnya di kanan atas atau kanan bawah, pengaturannya perlu disesuaikan dengan pedoman dosen.*
0 Komentar