Gaya dan Hukum Newton
PADANG PANJANG, kiprahkita.com –Fisika untuk Kelas 8 SMP/MTs tentang Gaya dan Hukum Newton.
![]() |
Gaya dan Hukum Newton untuk Siswa Kelas 8 |
1. Pengertian Gaya
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan perubahan:Bentuk benda
* Kecepatan benda
* Arah gerak benda
Satuan Gaya: Newton (N)
1 Newton = gaya yang mampu memberikan percepatan 1 m/s² pada benda bermassa 1 kg.
2. Jenis-Jenis Gaya
a. Gaya Berdasarkan Sumbernya:
1. Gaya Otot – berasal dari tenaga manusia/hewan
2. Gaya Magnet – ditimbulkan oleh magnet (contoh: menarik logam)
3. Gaya Listrik – gaya akibat muatan listrik (contoh: balon digosok menarik kertas)
4. Gaya Gravitasi – gaya tarik bumi terhadap benda
5. Gaya Pegas – gaya pada benda elastis seperti karet atau per
6. Gaya Gesek – gaya yang menghambat gerak benda yang bersentuhan permukaan lain
3. Akibat Adanya Gaya
Gaya dapat menyebabkan:
* Benda diam menjadi bergerak
* Benda bergerak menjadi diam
* Perubahan arah gerak
* Perubahan bentuk
* Perubahan kecepatan
4. Hukum Newton
Hukum I Newton (Hukum Kelembaman/Inersia)
> “Suatu benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan jika tidak ada gaya yang bekerja padanya.”
Contoh: Penumpang terdorong ke depan saat mobil mendadak berhenti.
Rumus:
∑F = 0
(v tetap atau benda diam)
Hukum II Newton (Hukum Dinamika)
> “Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya yang bekerja padanya, dan berbanding terbalik dengan massanya.”
Rumus:
F = m × a
Keterangan:
F = gaya (Newton)
m = massa (kg)
a = percepatan (m/s²)
Contoh soal:
Sebuah benda bermassa 5 kg didorong dengan gaya 20 N.
Berapakah percepatannya?
a = F/m = 20 / 5 = 4 m/s²
Hukum III Newton (Aksi – Reaksi)
> “Jika benda A mengerjakan gaya pada benda B, maka benda B akan mengerjakan gaya yang sama besar tapi berlawanan arah terhadap benda A.”
Contoh:
* Orang mendayung perahu → air didorong ke belakang, perahu melaju ke depan
* Meninju dinding → tangan terasa sakit
5. Gaya Berat (W)
Adalah gaya gravitasi bumi terhadap suatu benda.
Rumus:
W = m × g
Keterangan:
W = berat (N)
m = massa (kg)
g = percepatan gravitasi (10 m/s² di bumi)
Contoh soal:
Berapakah berat benda bermassa 3 kg?
W = 3 × 10 = 30 N
6. Resultan Gaya
a. Jika arah gaya searah:
F\_total = F₁ + F₂
b. Jika arah gaya berlawanan:
F\_total = |F₁ – F₂|
Benda akan bergerak ke arah gaya terbesar
7. Gaya Gesek
Gaya yang menghambat gerak benda saat bersentuhan dengan permukaan.
Ciri-ciri:
* Arah gaya gesek selalu berlawanan dengan arah gerak benda
* Bisa memperlambat atau menghentikan gerakan
* Besarnya tergantung kekasaran permukaan dan berat benda.
Pendidikan Fisika Mengantar Alwi Menuju Doktor Fisika di UN Kota Padang Sumatera Barat
Alwi Nofriandi Musanif Ismail: Jejak Anak Fisika yang Menembus Dunia Akademik
![]() |
Alwi Berdiskusi dengan Para Dosen di UPSI Malaysia |
![]() |
Alwi Bersama Dosen Penelitian di Laboratorium Sensor & Biosensor di UPSI Malaysia |
Di balik pencapaian besar, sering ada percakapan kecil yang penuh makna. Begitulah yang tergambar dari obrolan hangat antara seorang ibu, Yusriana Musriadi Musanif Ismail, S.Pd, dengan anaknya—Alwi Nofriandi Musanif Ismail. Bukan hanya sebagai anak, Alwi juga adalah sosok inspiratif: alumni Fisika yang kini tengah menapaki jalur doktor lewat program fast track bergengsi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Alwi lahir pada 2 November 1999, di Padang Tujuh dari dua orang tua hebat Dini Wati dan Alfiadi Musanif Ismail, adik kandung Musriadi Musanif Ismail, S.Th.I. Alwi memulai perjalanannya dari MTsN Simpang Empat, SMA N 1 Simpang Empat, S1 Fisika, kemudian melanjutkan ke jenjang S2 Fisika, dan kini sedang menempuh semester ketiga S3 di Ilmu Lingkungan, Universitas Negeri Padang (UNP). Lewat jalur akselerasi ini. Alwi menargetkan untuk menyelesaikan pendidikan doktoralnya hanya dalam 6 semester, setelah sebelumnya menamatkan S2-nya dalam 2 semester saja. Luar biasa!
Meski belum bisa mengikuti CPNS karena masih terikat beasiswa, Alwi bersyukur seluruh pendidikannya ditanggung penuh oleh negara. Bahkan sempat melakukan penelitian di Laboratorium Sensor & Biosensor di UPSI Malaysia, membuktikan bahwa ilmu pengetahuan memang bisa membawa siapa pun menembus batas negara.
Ketika sang ibu bertanya, “Baa balanjo Alwi?”, jawab Alwi sederhana tapi penuh rasa syukur: “Dibiayai full dari beasiswa, buk.” Obrolan sederhana, tapi mengandung makna dalam tentang kemandirian, semangat belajar, dan cinta ibu yang tanpa batas.
Kini, sang ibu ingin menjadikan kisah Alwi sebagai motivasi bagi siswa-siswinya agar terus mencintai ilmu, khususnya Fisika. Karena siapa sangka, dari ruang kelas sederhana, bisa lahir anak bangsa yang menoreh prestasi luar biasa.
Semoga doa sang ibu dan kerja keras Alwi mengantarnya lulus tepat waktu, menjadi Dr. Alwi Nofriandi Musanif Ismail yang kelak menginspirasi lebih banyak lagi generasi muda Indonesia. (Alwi/Yus MM*)
0 Komentar