PASAMAN BARAT, kiprahkita.com –Sebagai agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun, Muhammadiyah Cabang Batahan kembali menggelar Resepsi Milad Muhammadiyah. Pada tahun ini, Milad ke-113 Muhammadiyah berhasil dilaksanakan dengan sukses pada hari Ahad, 01 Februari 2026, bertempat di halaman Masjid Taqwa Muhammadiyah Sari Kenanga, Batahan.
Menurut penuturan Ketua Panitia, Rifnaldi Arjanggi, sejatinya acara ini direncanakan berlangsung pada tanggal 28 Desember 2025. Panitia telah mempersiapkan berbagai rangkaian kegiatan sejak jauh hari, termasuk kegiatan Semarak Milad berupa “Jalan Santai” yang diikuti oleh keluarga besar Muhammadiyah Cabang Batahan dan dilengkapi dengan berbagai doorprize. Namun, akibat musibah banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, maka pelaksanaan resepsi Milad ditunda sesuai dengan arahan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara. Dengan demikian, resepsi Milad baru dapat terlaksana pada Ahad, 01 Februari 2026.
Bagi Muhammadiyah, resepsi Milad merupakan momentum untuk mengekspos berbagai capaian dan keberhasilan program yang telah dilaksanakan selama satu tahun terakhir, sekaligus sebagai bentuk tahniah dan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas eksistensi dan kemajuan Muhammadiyah yang telah memasuki usia 113 tahun.
Puncak acara resepsi Milad Muhammadiyah Cabang Batahan tahun ini menghadirkan Ustadz Dr. Sulidar, M.Ag., Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, yang menyampaikan tausiyah dan pencerahan, khususnya terkait pentingnya ketaatan dalam berorganisasi, terutama dalam pelaksanaan ibadah. Hal ini disampaikan seiring dengan datangnya bulan suci Ramadhan yang sudah di ambang pintu, di mana seluruh warga Persyarikatan diharapkan untuk menaati Keputusan Majelis Tarjih dalam pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan.
Sebagai seorang pakar di bidang hadis, tausiyah yang disampaikan beliau senantiasa merujuk dan bersandar pada hadis-hadis shahih yang maqbulah, yang menjadi dasar dalam berbagai keputusan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Menurut beliau, seluruh keputusan dan kebijakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah merupakan kewajiban bagi seluruh pimpinan Persyarikatan di bawahnya, mulai dari Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, Pimpinan Cabang, hingga seluruh warga Muhammadiyah, untuk mengawal dan melaksanakannya.
Resepsi Milad ini turut dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Mandailing Natal beserta pimpinan Ortom tingkat daerah, serta keluarga besar Muhammadiyah se-Pantai Barat, meliputi Natal, Linggabayu, dan Sinunukan. Dalam laporannya, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Batahan menyampaikan bahwa saat ini PCM Batahan memiliki tujuh majelis yang melaksanakan berbagai agenda Persyarikatan. Di antara majelis tersebut, terdapat yang bergerak dengan sangat aktif, serta ada pula yang masih berjalan secara perlahan.
Namun demikian, Muhammadiyah Cabang Batahan telah berhasil mengelola perkebunan kelapa sawit seluas 21 hektare yang hasilnya dimanfaatkan sebagai sumber pendanaan Persyarikatan. Ketua PCM Batahan, Musliadi Sitompul, S.Pd., dalam pidato Miladnya menyampaikan bahwa salah satu rekomendasi Musyawarah Cabang adalah pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Batahan. Akan tetapi, hingga saat ini masih terdapat kendala utama terkait persyaratan pendirian perguruan tinggi, yaitu ketersediaan sumber daya manusia yang memenuhi kualifikasi sebagai dosen, khususnya yang berpendidikan S2 atau S3 dan linier dengan program studi yang akan dibuka. Meskipun terdapat banyak kader Muhammadiyah yang telah menempuh pendidikan S2, sebagian di antaranya belum linier dengan program studi yang direncanakan. Kendati demikian, hal tersebut tetap menjadi kajian serius bagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Batahan.
Di penghujung acara, dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada para pimpinan Muhammadiyah Cabang Batahan dari periode pertama hingga periode kedua belas. Sebagian piagam tersebut diterima oleh ahli waris, mengingat banyak di antara para pimpinan terdahulu yang telah wafat. Jasa dan pengabdian mereka tetap dikenang oleh generasi saat ini, karena Muhammadiyah tidak akan tumbuh dan berkembang seperti sekarang tanpa perjuangan dan pengabdian generasi pendahulu.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, turut dilaksanakan pengukuhan dan pelantikan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Batahan serta Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Batahan oleh Pimpinan Daerah masing-masing organisasi otonom.
![]() |
| Batahan, 01/02/2026 (Talkisman Tanjung) |



0 Komentar