PADANG, kiprahkita.com –Klub legendaris Persatuan Sepakbola Tabing Sekitarnya (PSTS) resmi bangkit setelah sempat vakum beberapa tahun terakhir. Kebangkitan itu ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus baru masa bakti 2025–2029 oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Minggu (29/3/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung di Asrama Haji Tabing dan dipimpin langsung oleh Ketua PSSI Kota Padang, Mastilizal Aye. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, jajaran pembina dan penasihat, serta tokoh olahraga setempat.
Dalam kepengurusan baru, Desri Ayunda dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Virza Benzani sebagai Sekretaris Umum dan Syahrial Kamat sebagai Bendahara Umum.
Wali Kota Padang Fadly Amran dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan klub sepak bola seperti PSTS Tabing memiliki peran penting, tidak hanya dalam mencetak prestasi olahraga, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter generasi muda.
“Olahraga merupakan solusi nyata untuk mencegah kenakalan remaja, seperti tawuran dan kebiasaan buruk lainnya. Ini sejalan dengan Program Unggulan ‘Padang Juara’ dalam menciptakan generasi berprestasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendukung pengembangan infrastruktur olahraga. Bahkan, alokasi 70–80 persen Pokok Pikiran (Pokir) diarahkan untuk pembangunan fisik, termasuk fasilitas olahraga di tingkat RT dan RW.
“Langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas sarana olahraga, tetapi juga menjadi upaya menekan pengangguran serta menumbuhkan jiwa kompetitif di kalangan pemuda,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSTS Tabing, Desri Ayunda, menyatakan optimisme untuk mengembalikan kejayaan klub yang pernah berjaya di Sumatera Barat pada era 1970-an.
Ia menyebutkan, fokus utama kepengurusan saat ini adalah memperkuat pembinaan usia dini melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) yang telah membina sekitar 300 anak.
“Target jangka pendek kami adalah mendaftarkan PSTS ke PSSI Sumbar agar bisa berlaga di Liga 4 zona Sumatera Barat tahun depan. Kami berkomitmen menjalankan manajemen klub secara profesional,” tegasnya.
Desri juga mengakui bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan pendanaan. Untuk itu, ia berharap adanya dukungan dan kolaborasi dari pemerintah serta pihak swasta seperti Bank Nagari dan PT Semen Padang.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menyatakan komitmennya untuk meningkatkan fasilitas olahraga di wilayah Koto Tangah, khususnya di sekitar lapangan sepak bola.
“Kami akan memprioritaskan pembenahan drainase di sekitar lapangan serta peningkatan penerangan jalan umum, agar masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal,” ungkapnya.
Ketua PSSI Kota Padang Mastilizal Aye turut mengingatkan pengurus baru agar menjalankan klub dengan tata kelola yang profesional. Dengan keberadaan sekitar 60 SSB di Kota Padang, ia optimistis klub-klub lokal memiliki potensi besar untuk bersaing hingga ke tingkat nasional.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PSTS Tabing untuk kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu klub sepak bola kebanggaan masyarakat Tabing dan Kota Padang secara umum.*
0 Komentar