Tekankan Hospitality dan Kebersihan Kawasan Wisata di Pasar Ateh Bukittinggi

BUKITTINGGI, kiprahkita.com Tinjau Pasar Ateh Bukittinggi Saat Puncak Libur Lebaran, Gubernur Mahyeldi Tekankan Hospitality dan Kebersihan Kawasan Wisata


Gubernur Mahyeldi Soroti Hospitality dan Kebersihan Saat Tinjau Pasar Ateh Bukittinggi

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan (hospitality) dan kebersihan kawasan wisata saat melakukan peninjauan ke Pasar Ateh Bukittinggi pada hari ketiga Idulfitri 1447 H, Senin (23/3/2026).


Kunjungan tersebut merupakan bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memastikan kesiapan destinasi wisata unggulan menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama masa libur Lebaran. Dalam peninjauan itu, Mahyeldi menilai secara umum kondisi Kota Bukittinggi sudah cukup baik dalam menyambut para pelancong.


Namun demikian, ia menekankan masih adanya aspek yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya terkait keramahan pelayanan kepada wisatawan serta kebersihan lingkungan di kawasan wisata.


“Secara umum kondisinya sudah cukup baik, tetapi peningkatan hospitality dan kebersihan harus terus kita dorong,” ujar Mahyeldi.


Ia menjelaskan bahwa kesiapan daerah dalam menyambut wisatawan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas pelayanan, rasa nyaman, serta kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan.


Sebagai salah satu destinasi utama di Sumatera Barat, menurutnya, Kota Bukittinggi memiliki peran strategis sebagai wajah pariwisata daerah. Oleh karena itu, citra positif harus terus dijaga melalui pelayanan yang ramah dan lingkungan yang bersih.


“Bukittinggi ini adalah etalase Sumbar. Apa yang dilihat wisatawan di sini akan menjadi gambaran Sumatera Barat secara keseluruhan, sehingga hospitality harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.


Mahyeldi juga menilai momentum Lebaran dengan tingginya mobilitas wisatawan dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan berkelanjutan di sektor pariwisata.


Ia berharap kawasan seperti Pasar Ateh dan objek wisata lainnya dapat terus ditata agar terlihat bersih, rapi, dan nyaman, sehingga memberikan pengalaman berkesan bagi setiap pengunjung.


“Pasar Ateh dan kawasan wisata harus tampil bersih, tertata, dan nyaman. Ini penting agar wisatawan memperoleh pengalaman yang baik selama berada di Sumatera Barat,” tambahnya.


Lebih lanjut, Mahyeldi mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga serta meningkatkan kualitas pariwisata. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam membangun citra positif daerah di mata wisatawan.


Kunjungan ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendorong sektor pariwisata agar terus berbenah dan mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal di masa mendatang.*

Posting Komentar

0 Komentar